Rabu, 19 Juni 2013
Jegal Persiwa Jadi Titik Kebangkitan Persib
Penulis: Didit Putra Erlangga Rahardjo | Sabtu, 05 Mei 2012 | 19:17 WIB
Dibaca:
|
Share:
Kompas/Didit Putra Erlangga
Suasana pertandingan Persib melawan Persiwa di Bandung, menjelang akhir laga.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kemenangan Persib Bandung dari Persiwa Wamena 3-0 di Stadion Siliwangi, Sabtu (5/5/2012) menjadi kebangkitan kembali ini pada musim kompetisi 2011/2012.

Posisi terakhir, Persib berada di peringkat 10 klasemen Liga Super Indonesia. Posisinya terus melorot dari lima besar setelah empat kekalahan beruntun, dua laga kandang dan dua laga tandang.

Secara internal, Persib juga digoyang dengan masalah mulai pengunduran diri pelatih kepala, Drago Mamic, hingga pengunduran diri Manajer, Umuh Muhtar, Jumat (4/5/2012) malam.

Beruntung Persib bisa memetik kemenangan penuh di laga sore tadi. Persib Bandung akhirnya mengakhiri tren buruk kekalahan, dengan menggulung Persiwa Wamena.

Persib tampil memukau pada babak pertama. Tiga gol diciptakan Persib pada babak pertama yakni Miljan Radovic pada menit 15, dan Noh Alam Shah pada menit 22 dan 33. Babak pertama mereka langsung memimpin 3-0.

Sayang, energi tersebut gagal dipertahankan pada babak selanjutnya. Kedudukan tersebut tidak bergerak pada babak kedua, hingga pertandingan berakhir.

Dalam laga ini, Pelatih Persib, Robby Darwis tidak ingin setengah-setengah. Dia menurunkan pemain pilar utama dalam laga penentuan sore ini.

Noh Alam Shah dan Marcio Souza dipasang di lini depan, disokong oleh pemain lini tengah seperti Budiawan, M Agung Pribadi, Miljan Radovic, dan Atep. Lini belakang dijaga oleh Zulkifli Syukur, Jajang Sukmara, Abanda Herman, dan Maman Abdurahman (kapten). Gawang Persib kembali dipercayakan pada Jendry Pitoy.

Sementara itu, Persiwa bakal diperkuat Boakay Eddi Foday (kapten) dan Jaelany Arey Sibi di ujung tombak. Lini tengah dikawal oleh Hari Novian Chaniago, Marcelo Mandagi, Kang Hyun Kim, dan Erick Weeks Lewis. Gawang Persiwa yang dijaga Galih Firmansyah bakal dikawal pemain belakang seperti Shibakoya Yuichi, Yesaya Desnam, Firly Apriansyah, dan Richardo Merani.

Editor : Tri Wahono