Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Redknapp-Pardew Dukung Bayern, Bukan Chelsea
Penulis: Ary Wibowo | Sabtu, 28 April 2012 | 04:03 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU
Gelandang Bayern Muenchen, Bastian Schweinsteiger (tengah), meluapkan kegembiraannya setelah menentukan kemenangan timnya atas Real Madrid dalam adu penalti. Bayern ke final Liga Champions untuk menantang Chelsea.

LONDON, KOMPAS.com — Meski menjadi wakil Inggris yang tampil di final Liga Champions musim ini, bukan berarti Chelsea akan didukung oleh sejumlah tim Inggris lainnya untuk meraih gelar tersebut. Dua klub Premier League, yakni Tottenham Hotspur dan Newcastle United, lebih berharap agar Bayern Muenchen dapat keluar menjadi juara turnamen itu.

Chelsea, Tottenham, dan Newcastle kini memang tengah bersaing untuk memperebutkan posisi empat besar Premier League atau batas zona Liga Champions. Jika Chelsea berhasil menjuarai turnamen tersebut, maka otomatis "The Blues" akan mendapatkan jatah tersebut meskipun berada di luar posisi empat besar.

"Saya akan menjadi pembohong jika mengatakan ingin agar Chelsea memenangkan Liga Champions. Saya ingin Bayern memenangkannya dan berharap mereka dapat melakukan hal itu, untuk semua pendukung 'Spurs'," harap Pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, seperti dilansir Mirror Football.

Sementara itu, Pelatih Newcastle, Alan Pardew, sependapat dengan Redknapp. Ia mengaku tidak ingin kesuksesan Chelsea merusak usaha timnya untuk meraih jatah tiket Liga Champions musim depan.

"Kami tidak ingin Chelsea memenangkannya karena kami ingin tempat itu (jatah Liga Champions) bersama Tottenham dan Arsenal," kata Pardew.

"Akan sangat berat jika berada di posisi keempat, tetapi tidak bermain di Liga Champions. Hal ini akan seperti mendapatkan sebuah tendangan keras di gigi Anda," tuturnya.

Kini Newcastle berada di posisi empat klasemen sementara Premier League dengan 62 poin, atau unggul tiga angka dari Tottenham di posisi kelima. Sementara itu, Frank Lampard dan kawan-kawan menguntit di posisi keenam dengan 59 poin.

 

Editor : Hery Prasetyo