Selasa, 16 September 2014

Bola / Liga Champions

Drogba Tak Ingin Ulangi Memori Final 2008

Sabtu, 28 April 2012 | 01:59 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Keinginan penyerang Chelsea, Didier Drogba, untuk memenangkan gelar Liga Champions musim ini sangat besar. Bahkan, pemain asal Pantai Gading tersebut berjanji akan mengontrol emosinya agar memori final 2008 saat melawan Manchester United tidak terulang.

Dalam final Liga Champions 2008 yang diselenggarakan di Moskwa tersebut, Drogba mendapat kartu merah setelah menampar bek MU, Nemanja Vidic. Chelsea pun harus pulang dengan tangan hampa karena mampu dikalahkan "Setan Merah" lewat adu penalti.

"Aku rasa setiap orang pantas mendapat kesempatan kedua. Aku tidak tahu apakah sekarang giliranku. Namun, aku rasa, aku sudah membayar apa yang aku lakukan, yang berakibat bahwa tim tak berhasil memenangkan final, dan banyak kritikan setelah itu," ujar Drogba.

"Inilah sepak bola, dan aku mengerti akan hal itu, yang sudah membuatku lebih dewasa," katanya lagi.

Drogba juga mengomentari absennya sejumlah pemain belakang Chelsea. Selain John Terry yang terkena kartu merah saat laga semifinal, Chelsea juga harus kehilangan Branislav Ivanovic, Ramires, dan Raul Meireles.

"Mereka adalah pemain besar, maka sayang jika tidak bermain. Aku merasa menyesal untuk John (Terry). Dia adalah kapten tim, dan kami pasti akan merindukannya, begitupun dengan pemain lainnya," kata Drogba.  

"Namun, kami akan datang dan bermain sebagai tim. Kami harus bermain bersama-sama untuk meraih gelar," tutupnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Hery Prasetyo