Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Mou: CR7 Masih Lebih Baik dari Messi
Kamis, 26 April 2012 | 09:16 WIB
Dibaca:
|
Share:
AFP
Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho.

MADRID, KOMPAS.com — Meski sama-sama gagal mengeksekusi penalti dalam semifinal Liga Champions, striker Madrid, Cristiano Ronaldo, dinilai masih lebih baik daripada penyerang Barcelona, Lionel Messi. Hal ini disampaikan Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, seusai kekalahan timnya dalam drama adu penalti saat berhadapan dengan Bayern Muncih di laga leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (25/4/2012).

"Cristiano Ronaldo fantastis. Saya tak akan membandingkannya dengan (Lionel) Messi. Kita sedang berbicara tentang dua pemain besar. Saya akan mengatakan bahwa musim ini Ronaldo lebih baik," ungkapnya seperti dilansir Goal.com.

Dalam laga yang digelar di Santiago Bernabeu itu, Madrid sebenarnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1. Namun, karena Bayern sudah unggul 2-1 pula di kandangnya pada leg pertama, kedua tim harus menjalani adu penalti.

Dalam drama ini, tiga pemain berjuluk "Los Blancos" itu, Ronaldo, Kaka, dan Sergio Ramos, gagal mencetak gol. Sementara tiga pemain Bayern sudah berhasil merobek gawang Iker Casillas. Meski demikian, Mourinho tetap memuji mental para pemainnya yang terus berjuang sampai akhir.

"Orang-orang yang gagal dalam mencetak gol adalah orang-orang yang memiliki keberanian untuk menembak. Tak takut, tak egois, mereka melakukannya dan mencoba. Saya bangga dengan para pemain saya," katanya.

"Mereka adalah 'supermen', tetapi Superman hanyalah film. Messi gagal kemarin (saat melawan Chelsea) dan sekarang tiga pemain gagal karena ini adalah sepak bola, dan hal-hal semacam ini terjadi," ujarnya kemudian.

Pelatih asal Portugal itu lalu mengecam orang-orang yang melontarkan kritik kepada para pemainnya atas kegagalan tersebut.

"Orang-orang mengkritisi dan mempertanyakan mengapa kesalahan semacam ini terjadi. Orang-orang yang sebenarnya ketika naik ke dua lantai dengan tangga saja akan kelelahan. Para pemain telah bekerja dengan sangat keras dalam dua jam. Mereka telah memberikan semuanya, kemudian mereka harus melakukan (penalti) dan gagal mencetak gol," tuturnya.

Editor : Caroline Damanik