


BARCELONA, KOMPAS.com — Meski pemain Chelsea, Didier Drogba, dikritik banyak pihak atas aksinya yang kerap menjatuhkan diri atau diving kala timnya mengalahkan Barcelona 1-0 pada laga leg pertama babak semifinal Liga Champions, Gerrard Pique tak sepakat. Pemain tim berjuluk "Blaugrana" itu malah menilai Didi, demikian Drogba biasa disapa, jatuh bukan karena diving, melainkan karena memang kesakitan setelah berbenturan dengan pemain Barca.
"Saya percaya kepada Drogba akan hal itu, setiap kali dia jatuh, itu karena dia kesakitan, atau dia merasakan benturan. Saya tidak berpikir bahwa ketika Drogba jatuh, dia berusaha untuk berakting atau diving," ujar Pique seperti yang dilansir ESPNstar.
Pemain berusia 25 tahun ini juga mengatakan, setiap pemain harus menjaga semua hal baik dalam pertandingan. Diving, lanjutnya, adalah hal yang tak baik. Oleh karena itu, Pique percaya bahwa pemain berkebangsaan Pantai Gading itu harus beristirahat.
"Jika dia terus melakukan itu, Anda mungkin akhirnya berpikir itu (diving) yang terjadi dan dia tidak terluka, tetapi saya percaya kejujurannya," katanya.
Pemain yang pernah berseragam Manchester United (MU) ini bahkan mengungkapkan bahwa dirinya menerima pesan singkat dari mantan rekannya di MU, Rio Ferdinand, mengenai aksi Drogba di lapangan.
Drogba memang menjadi sosok yang menakutkan bagi Barca pada leg pertama. Meski Lionel Messi dan kawan-kawan terus membombardir pertahanan "The Blues", mantan pemain FC Porto ini mampu merobek gawang Victor Valdes jelang turun minum.
Performa Drogba memukau Pique. Pemain berusia 25 tahun itu menilai Drogba sebagai pemain terbaik yang pernah dilihatnya.
"Dia salah satu pemain depan terbaik yang pernah saya lihat. Ini akan menjadi duel yang sangat keras jika saya berada di starting eleven," tambahnya.
Pada leg pertama di Stamford Bridge, Pique absen karena sedang dibekap cedera dan posisinya digantikan Javier Mascherano. Meski demikian, beredar kabar lain bahwa dia tak dimainkan karena terlibat pertikaian dengan sang Pelatih Josep "Pep" Guardiola.
Namun, pemain yang memperkuat Barca sejak tahun 2004 itu menegaskan tak ada perselisihan di antara mereka. Hubungan keduanya baik-baik saja.
"Saya berbicara dengan pelatih, Jumat lalu, seperti yang biasa kami lakukan, bukan hanya tentang sepak bola, melainkan banyak hal. Hubungan saya dengan dia baik-baik saja," tutupnya.
