

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI)JAKARTA, KOMPAS.com - PSSI terus berusaha untuk menyakinkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bahwa Indonesia siap untuk menggelar laga kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, 23 Juni-3 Juli mendatang. Sekjen PSSI, Tri Goestoro mengungkapkan, sampai saat ini, AFC masih terus menggodok siapa yang layak untuk ditunjuk sebagai tuan rumah.
"Mekanismenya akan ada semacam inspeksi tentang kesiapan sarana dan prasarana yang kami ajukan. Nah, ini belum sampai tahap sana. Saya juga meminta dukungan kepada teman-teman negara Asia lainnya untuk mendukung kita (Indonesia) jadi tuan rumah," kata Tri dalam dalam konferensi pers di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Tri menyakini Indonesia memiliki peluang untuk menjadi tuan rumah. Namun, peluang tidak terlalu besar karena negara seperti Jepang dan Australia juga ikut dalam persaingan.
"Peluang pasti ada, kami harap Indonesia mendapat prioritas khusus sehingga bisa jadi pertimbangan. Kita kan baru saja bangun dan bangkit kembali setelah ada persoalan di organisasi, kami harapkan dukungan AFC supaya iklim sepakbola kita bisa kondusif," tutur Tri.
Sementara itu, Koordinator Timnas Indonesia, mengakui peluang Indonesia untuk menjadi tuan rumah tak terlalu besar. Ada banyak aspek yang harus dipikirkan untuk bisa meyakinkan AFC agar memilih Indonesia.
"Uang, lapangan, hotel dan perangkat pertandingan harus kita perhatikan. Peluang kita 50-50. Makanya harus kita perhatikan dengan teliti," ujar Bob kepada Kompas.com.
Bob mengatakan ada tiga provinsi yang siap dijadikan tempat penyelenggara selain DKI Jakarta, yaitu Riau, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

