Rabu, 30 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Gullit Lebih Jagokan Jerman Ketimbang Belanda
Ary Wibowo | Hery Prasetyo | Sabtu, 25 Februari 2012 | 00:35 WIB
|
Share:
UEFA
Pemain legendaris Belanda, Ruud Gullit, mengangkat trofi setelah tim Oranye berhasil mengalahkan tim Uni Soviet dengan skor 2-0 dan menjadi juara Eropa pada tahun 1988.

BERLIN, KOMPAS.com - Pemain legendaris Belanda, Ruud Gullit, menilai peluang Jerman untuk menjuarai Piala 2012 lebih besar ketimbang negaranya sendiri. Menurutnya, tim asuhan Joachim Loew tersebut merupakan salah satu favorit dalam turnamen itu.

Belanda dan Jerman sebelumnya pernah bertemu dalam laga persahabatan pada November lalu. Ketika itu, "Der Panzer" mampu membungkam "The Flying Dutchman" dengan skor 3-0.

"Ketika Jerman bertanding melawan Belanda bukanlah pertandingan persahabatan, karena selalu ada tekanan tersendiri dalam laga itu," ujar Gullit kepada Stuttgarter-nachrichten.

Dalam Piala Eropa 2012 mendatang, Jerman dan Belanda kembali harus baku hantam dalam babak penyisahan grup. Pasalnya, kedua rival abadi tersebut berada di Grup B bersama Portugal dan Denmark.

"Kami bertentangga, jadi kedua belah pihak pasti menginginkan kemenangan dan Jerman memang lebih meyakinkan mampu meraih hasil terbaik dalam kejuaraan itu. Jerman akan menjadi favorit juara bersama Spanyol. Dan, ini tentu akan membuat Belanda kesulitan," tuturnya.

Lebih lanjut Gullit juga menyebut Italia dan Inggris masih menjadi tim yang pantas diperhitungkan dalam kejuaraan empat tahunan tersebut. Namun, untuk menjadi juara, mantan pemain AC Milan ini menilai hal itu akan sulit terjadi.

"Sepak bola Inggris masih memiliki problem lama, yakni posisi penting, seperti kiper, bek, gelandang, maupun penyerang kerena sejumlah klubnya lebih banyak diisi oleh pemain asing," kata Gullit yang pernah mengantarkan Belanda menjuarai Piala Eropa 1988.

"Contohnya, lihat saja sekarang, timnas Inggris tidak mempunyai seorang playmaker yang baik. Tetapi, di samping itu semua, mereka tentunya juga mempunyai sejumlah pemain yang cukup bagus," lanjutnya.

"Untuk Italia, saat ini mereka sedang mengalami krisis. Salah satu krisis itu adalah mengenai persoalan stadion. Tapi, saya rasa setiap pemain Italia tahu bagaimana mengatasi masalah tersebut dalam kejuaraan nanti. Saya harap mereka mampu bermain dalam performa terbaiknya," tutup Gullit.

Sumber :
GOAL