


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Kenny Dalglish, mengungkapkan kebahagiaannya kembali ke stadion Wembley. Mereka akan melakoni pertandingan final Piala Carling melawan Cardiff City di Wembley, Minggu (26/2/2012).
Di masa awal Dalglish di Anfield, Wembley seperti menjadi rumah kedua untuk mereka berkat kemenangan demi kemenangan yang berhasil diraih. Oleh karena itu, pelatih asal Skotlandia ini menekankan agar timnya kembali dengan kebiasaan untuk menang dan tidak menyia-nyiakan laga final, besok.
"Kembali ke Wembley adalah hadiah fantastis untuk dukungan dan loyalitas setiap orang yang telah menunjukan kualitasnya," ungkapnya seperti dilansir oleh Daily Mail.
Menurut pelatih berusia 60 tahun ini, Wembley adalah tempat yang spesial. Bahkan, lanjutnya, meski itu bukan pertandingan final, stadion utama di London itu akan menjadi tempat yang selalu ingin dikunjungi secara teratur oleh penduduk Inggris.
Dalglish kemudian mengungkapkan keinginannya untuk melupakan pencapaian yang telah diraihnya bersama Liverpool di belakang dan fokus pada laga final ini. Menurut Kenny, langkah Liverpool hingga final Piala Carling merupakan campur tangan semua pemain dan ofisial dan bukan hanya dirinya sebagai pelatih.
"Tidak terlalu penting (tentang) saya. Klub ini lebih penting dari saya. Kami tidak akan pergi dengan keegoisan dan kemenangan individu. Kami akan pergi (ke Wembley) untuk menjadi lebih baik bagi klub ini," ujar Dalglish .
Tim berjuluk "The Reds" ini memang sudah enam tahun hidup tanpa gelar dan musim ini, kesempatan untuk mengakhiri puasa gelar tinggal selangkah lagi. Karena itu, Dalglish berharap, timnya akan tampil baik pada pertandingan final ini.
"Kami ingin menantang (menjadi lebih baik) dari apa yang sudah didapatkan di masa lalu. Jika hari ini membantu, itu menunjukan hasil yang kita sudah didapat dengan kerja keras. Pelatih harus bangga dengan apa yang telah dicapai. tapi ini bukan tentang diriku sendiri. Ini adalah tentang pemain," tuturnya.

