


WEMBLEY, KOMPAS.com - Para pendukung tim nasional Inggris diminta realistis dan tidak menggantungkan harapan terlalu tinggi bahwa Inggris bakal segera mengakhiri paceklik gelar yang sudah berlangsung 46 tahun di Piala Eropa 2012, 8 Juni-1 Juli mendatang.
Setelah menjuarai Piala Dunia 1966 saat menjadi tuan rumah, Inggris paling jauh lolos hingga semifinal turnamen besar, yakni Piala Dunia 1990 Italia dan Piala Eropa 1996 di kandang sendiri.
"Harapan itu terlalu tinggi setiap kali kita tampil di turnamen-turnamen besar," kata Stuart Pearce, Pelatih Caretaker Timnas Inggris. "Kita akan bertanding melawan sejumlah negara top dan kita menghadapi mereka seakan-akan kita lebih superior di luar soal atmosfer sepak bola.
"Harapan yang akan mengikuti dan mengantarkan tim berlaga di turnamen agak sedikit melenceng dari realitas yang sebenarnya. Lemari trofi juara tidak berbohong - dan lihatlah yang kita punya," ujar Pearce kepada wartawan Inggris.
Di Piala Eropa 2012, Inggris akan bersaing dengan Perancis, Swedia, dan tuan rumah Ukraina pada penyisihan Grup D. Pearce sementara ditunjuk menangani timnas Inggris menyusul mundurnya Pelatih Fabio Capello terkait kasus pencopotan status kapten timnas John Terry oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) beberapa waktu lalu.
Pearce adalah anggota timnas Inggris yang lolos ke semifinal Piala Eropa 1996. Kepada FA, pelatih berusia 49 tahun itu menyatakan, berkat pengalamannya yang melimpah di turnamen-turnamen besar, ia kandidat ideal untuk menangani timnas Inggris pada Piala Eropa mendatang di Polandia-Ukraina. Sebelum memegang jabatan pelatih caretaker timnas Inggris, Pearce adalah pelatih timnas Inggris usia di bawah 21 tahun (U-21).
Kandidat lain pelatih timnas Inggris adalah Harry Redknapp, tetapi muncul keraguan apakah dia akan punya cukup waktu mempersiapkan timnas mengingat ia telah bertekad menuntaskan tanggung jawabnya selaku Pelatih Tottenham Hotspur hingga akhir musim. "Saya telah menyampaikan kepada bos-bos saya, jika mereka meminta saya menangani timnas pada musim panas nanti, saya punya pengalaman untuk melaksanakannya," ujar Pearce.
"Saya sudah dua kali tampil hingga semifinal dua ajang besar sebagai pemain. "Saya sudah tampil di final (Piala Eropa U-21 2009) sebagai pelatih timnas U-21, saya juga tampil di semifinal (Piala Eropa U-21 2007) sebagai pelatih timnas U-21, saya juga bersama Fabio tampil di Piala Dunia Afrika Selatan. Saya punya pengalaman tampil di turnamen tanpa mengalami masalah," papar Pearce.
Namun, sebelum menangani timnas U-21, Pearce hanya memiliki pengalaman sebagai pelatih full time di Manchester City dua tahun (2005-2007). Audisi pertama Pearce untuk meyakinkan FA, apakah dia figur yang tepat melatih timnas Inggris di Piala Eropa 2012, adalah laga uji coba Inggris versus Belanda, Rabu mendatang.
Pearce telah mengumumkan skuad, yang berisi beberapa muka baru, menggantikan pemain senior seperti Frank Lampard atau Rio Ferdinand. Ia, antara lain, memanggil anak buahnya di timnas U-21, seperti gelandang Tom Cleverely atau striker Fraizer Campbell. Ia mengaku belum menunjuk kapten tim Inggris dalam uji coba melawan Belanda, Rabu mendatang.
Skuad Inggris untuk uji coba lawan Belanda, Rabu
Kiper: Scott Carson (Bursaspor), Joe Hart (Manchester City), Robert Green (West Ham) Belakang: Gary Cahill (Chelsea), Ashley Cole (Chelsea), Leighton Baines (Everton), Glen Johnson (Liverpool), Phil Jones (Manchester United), Micah Richards (Manchester City), Chris Smalling (Manchester United), Kyle Walker (Tottenham) Tengah: Gareth Barry (Manchester City), Tom Cleverley (Manchester United), Stewart Downing (Liverpool), Adam Johnson (Manchester City), Steven Gerrard (Liverpool), James Milner (Manchester City), Scott Parker (Tottenham), Ashley Young (Manchester United), Theo Walcott (Arsenal) Depan: Darren Bent (Aston Villa), Fraizer Campbell (Sunderland), Daniel Sturridge (Chelsea), Wayne Rooney (Manchester United), Danny Welbeck (Manchester United)

