Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
UJICOBA
Persebaya Jamu Timnas di Stadion Baru
Achmad Faizal | Glori K. Wadrian | Jumat, 24 Februari 2012 | 10:25 WIB
|
Share:
KOMPAS/ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN
Setelah ditunda satu jam lebih, pertandingan antara Persebaya melawan Persja akhirnua digelar di Bantul, Senin (16/1/2012). Polisi keberatan dengan ulah bonek yang sebelumnya sudah bikin resah.

SURABAYA, KOMPAS.com - Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Tim Nasional Indonesia dalam dalam laga uji coba Jumat (24/2/2012) malam nanti. Pertandingan ini dapat dikatakan pertandingan istimewa, karena timnas akan dijamu tim Bajol Ijo di stadion baru, Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Media Officer Persebaya, Ram Surahman mengatakan, pertandingan ini akan menjadi sejarah bagi kedua tim karena keduanya adalah tim pertama yang menggunakan stadion baru senilai Rp 452 miliar sejak diresmikan 2010 lalu. "Ijin Wali Kota sudah turun, dan Persebaya bisa menggunakan GBT untuk lawan timnas nanti," katanya, Jumat pagi.

Ram sangat berharap, pertandingan perdana di stadion berkapasitas 55.000 penonton nanti berjalan sukses, karena akan menjadi tolak ukur pertandingan-pertandingan Persebaya lainnya. Karena itu, dia pun mengimbau semua pihak dapat menjaga aset berharga Kota Surabaya yang terletak di Kecamatan Pakal ini.

Ram mengatakan, menghadapi timnas nanti, Persebaya tidak akan tampil lengkap. Enam pemain dipastikan absen. Mereka sedang memperkuat tim nasional senior dan yunior. Tiga pemain bergabung Timnas usia 21 tahun, sementara tiga lainnya bergabung timnas senior yang tampil menghadapi Persebaya malam nanti.

"Absennya 6 pemain justru akan dimanfaatkan pelatih Divaldo Alves untuk menguji kekuatan tim. Tanpa mereka bagaimana kekuatan Persebaya," urainya.

Sebagai ajang ujicoba, panitia pelaksana pertandingan menyediakan 32 ribu lembar tiket. Jumlah tiket itu masih lebih dari separuh dari total kapasitas stadion. Sebanyak 1.000 tiket untuk VIP dijual dengan harga Rp 100 ribu, 1.000 tiket lagi dijual untuk kelas utama seharga Rp 50 ribu, dan untuk ekonomi disiapkan 23 ribu lembar tiket dengan harga Rp 20 ribu.