

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Harian Persipura Jayapura, La Siya, menyatakan telah mengundurkan dari Komite Pemilihan versi Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Menurutnya, keputusan itu dilakukannya didasari dorongan Persipura yang ingin menjadikannya sebagai salah satu calon anggota Komite Eksekutif PSSI.
La Siya sebelumnya terpilih menjadi anggota Komite Pemilihan dengan suara terbanyak pada Kongres Tahunan KPSI-PSSI di Hotel Sahid, 5 Februari 2012. Namun, karena dorongan dari klubnya, dia akhirnya memutuskan mundur pada akhir pekan lalu.
“Terhitung tanggal 10 (Februari) saya mengundurkan diri dari Komite Pemilihan. Keputusan ini diambil karena klub telah mempercayakan saya untuk mengikuti pemilihan Exco PSSI," ujar La Siya saat jumpa pers di Kantor KPSI, Jakarta, Senin (13/1/2012).
Ditambahkan, hal ini diungkapkan La Siya agar semua orang yang memilihnya dalam kongres tersebut tahu. Ia juga menegatakan, Ketua KPSI, Tony Aprillani sudah memberi restu kepada dirinya untuk mundur dan mengikuti pemilihan tersebut.
"Semua ini saya lakukan, karena saya mempunyai prinsip bahwa sepak bola harus diurus oleh orang sepak bola. Semangat saja tidak cukup. Oleh karena itu, saya menganggap diri saya pantas untuk mencalonkan diri," katanya.
Komite Pemilihan versi KPSI membuka kesempatan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berminat menjadi calon Ketua Umum PSSI. Para calon diminta segera mendaftar ke kantor KPSI mulai Senin (6/2/2012), hingga Kamis (16/2/2012).
KPSI juga akan memberikan kesempatan bagi nama-nama yang tidak lolos verifikasi diberikan waktu untuk mengajukan banding hingga 18 Februari. Setelah itu, KPSI baru akan mengumumkan hasil akhir pencalonan pada tanggal 21 Februari 2012.

