


LIBREVILLE, KOMPAS.com- Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan, banyaknya kasus pengaturan hasil pertandingan selama satu tahun ini menunjukkan sepak bola telah menjadi korban kepopulerannya sendiri.
"Masalah pengaturan hasil pertandingan ini semakin meluas dan meningkatkan kekhawatiran FIFA. Kondisi ini bukan hanya fenomena regional dan harus segera dihentikan," kata Blatter, dalam Sidang Umum konfederasi Sepak Bola Afika, Sabtu (11/2/2012) di Libreville, Gabon.
Meskipun sudah ternoda, Blatter menegaskan sepak bola tetap sebuah permainan yang adil dan baik. Oleh karena itu, permainan ini harus dilindungi dari kecurangan-kecurangan yang merusak prinsip keadilan.

