


NAPLES, KOMPAS.com - Legenda hidup Argentina, Diego Maradona, menyatakan akan senang jika bisa melatih mantan klubnya, Napoli. Namun, pemilik "Gol Tangan Tuhan" ini mengaku akan mengambil pekerjaan tersebut jika dirinya tidak lagi berurusan dengan persoalan pembayaran pajak.
Maradona hingga saat ini memang masih menjadi pahlawan penduduk Napoli. Bahkan, patungnya masih berdiri tegak di kota itu. Di sebuah tembok juga terdapat lukisan mural raksasa dengan namanya.
Akan tetapi, selama tujuh tahun membela Napoli, Maradona dianggap lalai membayar pajak yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 juta euro (sekitar Rp 437 juta). Jika ingin kembali, Maradona kemungkinan harus menyerahkan jam mewah atau anting berliannya untuk dilelang guna membayar tunggakan tersebut.
"Saya sangat senang jika bisa melatih Napoli. Saya bisa mencoba hal itu, akan tetapi jika pemerintah Italia tidak memaksa saya untuk membayar pajak sebesar 40 juta euro," ujar Maradona seperti dilansir Football Italia.
"Saya pernah menandatangani kontrak dengan klub yang tidak memberikan saya pajak, dan saya mencoba untuk tidak memikirkan hal (pajak) itu. Tetapi, setiap kali menginjakkan kaki di Italia, saya harus menyerahkan jam tangan dan cincin sebagai jaminan. Ini adalah kesalahan mereka yang sudah berurusan dengan saya pada 1980-an lalu," paparnya.
"Tuhan memilih di mana saya akan bekerja. Jadi, saya tidak terlalu khawatir dengan masa depan," katanya lagi.
Maradona saat ini melatih klub asal Dubai, Al-Wasl. Mantan pemain Barcelona ini juga pernah mengarsiteki negaranya di Piala Dunia 2010.

