

JAKARTA, KOMPAS.com - Persija Jakarta mendapatkan masalah pelik saat bertandang ke Persibo Bojonegoro dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Letjen H Soedirman, Bojonegoro, Senin (13/2/2012).
Tercatat, ada empat pemain Persija absen dalam pertandingan nanti. Mereka adalah Emanuele De Porras, Lucky Wahyu, Aditya Wahyu, dan Saiful Indra Cahya. De Porras harus absen karena pemain asal Argentina itu mengalami cedera hamstring.
"Kami memang mendapat kerugian besar karena penyerang andalan kami De Porras harus absen. Memang, cukup berat harus kehilangan De Porras karena dia salah satu pemain yang diharapkan dalam tim ini," jelas Jaya Hartono, pelatih Persija, saat dihubungi wartawan, Sabtu (11/2/2012) sore.
Selain De Porras, Lucky tak bisa tampil karena mendapat akumulasi kartu kuning. Aditya Wahyu sebagai penjaga gawang harus absen karena sedang sakit. Sementara Saiful harus bergabung dengan tim nasional U-21 dalam persiapan turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam, 27 Februari sampai 5 Maret mendatang.
"Sementara soal Indra, kami sempat meminta Indra untuk kembali membela Persija terlebih dahulu. Namun, permintaan kami tersebut ditolak manajemen timnas. Mereka beralasan, jika saat ini masih dalam peroses evaluasi," lanjutnya.
Tak hanya badai cedera yang mendera, Persija juga dihadapkan persoalan internal. Menurut Jaya, kondisi ini telah terendus saat Persija melawan Arema FC Malang. Meski begitu, Jaya enggan membeberkan persoalan internal tersebut.
"Sejak pertandingan dengan Arema sampai saat ini, para pemain terus dalam kondisi yang sangat kurang baik secara mental. Kondisi ini dikarenakan adanya masalah non teknis di internal tim yang tidak bisa saya jelaskan apa masalahnya d isini. Namun, saya tidak mau menambah beban pemain," beber Jaya.
Terlepas dari itu, Jaya mengaku, dengan skuad yang minim dan diliputi problem di manajemen, dia tetap berusaha optimistis timnya mampu meraih poin di Bojonegoro.
"Kami tim pelatih berusaha melatih dan memberikan motivasi di lapangan tetapi pemain yang memiliki banyak peran. Semua tergantung pemain baik secara teknik atau mampu mengontrol emosi dan menunjukan mental bertanding," tegas Jaya.

