

MALANG, KOMPAS.com- Bontang FC akhirnya meninggalkan Stadion Gajayana pada pukul 17.00, Sabtu (10/2/2012). Mereka telah menunggu satu jam, tetapi pertandingan belum juga terlaksana akibat konflik internal Arema yang kini ada dua tim. Kedua tim sama-sama datang ke stadion.
Pelatih Bontang FC, Ismed, saat ini tidak menyatakan pihaknya menang WO atau tidak atas pertandingan yang tidak terlaksana itu.
Saat ini, ketegangan masih terjadi di Gajayana, sementara ribuan penonton masih ada di dalam stadion. Mereka sudah membeli tiket, dan berisiko kecewa.
Batalnya pertandingan dipicu oleh perpecahan Arema IPL menjadi kubu PT Arema dan Yayasan Arema. Bertiup kabar bahwa PT Arema berhubungan personil PSSI dan kelompok bisnis Ancora. Satu lagi kubu Yayasan Arema yang berada di bawah dua briokrat politisi Peni Suparto (walikota) dan M Noer (pensiunan Sekda era Peni).

