


LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan bahwa media Spanyol telah mengganggu pemainnya, Robin van Persie, dengan kabar kepindahannya ke klub di Spanyol yang saat ini ramai diberitakan. Menurut Wenger, berita-berita itu sudah mengganggu ketenangan Van Persie dalam tugasnya sebagai kapten di Arsenal.
Berita tersebut memang merebak menyusul kabar bahwa Van Persie belum memutuskan untuk memperpanjang kontraknya bersama tim berjuluk "The Gunners" ini. Banyak media kemudian mengaitkannya dengan klub-klub asal Spanyol, seperti Barcelona dan Real Madrid. Salah satunya, Marca.
Sebuah artikel, Jumat (10/2/2012), di surat kabar besar ini menyebutkan, akan menjadi kehormatan untuk Van Persie bisa bermain bersama Real Madrid. Artikel itu juga menyebutkan bahwa penyerang berusia 28 tahun itu akan senang dengan prospek bermain di Spanyol.
"Terus terang Marca adalah surat kabar yang kreatif seperti beberapa surat kabar di Inggris. Itu berarti Anda tidak bisa percaya dengan Marca. Mereka sama sekali tidak percaya pada Marca. Saya pikir, mereka bahkan lebih jauh dari kehidupan nyata daripada surat kabar Inggris. Mereka hanya membuat cerita," ujar Wenger seperti yang dilansir oleh ESPNstar.
Saking kesalnya, pelatih yang berjuluk "The Professor" itu menyebut surat kabar Marca hanya menayangkan sebuah berita yang tidak sesuai dengan kenyataan dan hanya membuat cerita. Wenger juga membantah telah melakukan kontak dengan Barcelona atau Madrid tentang rencana kepindahan Van Persie.
"Apa yang Anda pikirkan? Barcelona tahu mereka memiliki pekerjaan yang sulit dengan kami, selalu," ujar pelatih asal Perancis itu.
Bersama "The Gunners", Van Persie telah mencetak lebih dari 20 gol hingga berhasil meraih gelar Golden Boot dari Barclays untuk perolehan gol terbanyak dalam satu musim. Sementara itu, Arsenal akan bertemu dengan Sunderland pada laga lanjutan Barclays Premier League, Sabtu (11/2/2012).

