Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Suarez Ingin Namanya Ditulis di Media karena Gol
Caroline Damanik | Sabtu, 11 Februari 2012 | 11:12 WIB
|
Share:
Daylife/Reuters
Penyerang Liverpool, Luis Suarez, melakukan pemanasan menjelang laga English Premier League melawan Tottenham Hotspur di Anfield, Senin (6/2/2012).

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Penyerang Liverpool, Luis Suarez, memastikan diri datang ke Old Trafford dengan kesadaran yang murni dan bebas dari rasa bersalah. Dia mengaku tujuannya hanyalah memetik tiga poin untuk "The Reds" dan memastikan namanya dibicarakan di media karena gol yang dicetaknya, bukan yang lain.

Laga antara MU dan Liverpool, Sabtu (11/2/2012), akan menjadi pertemuan pertama Suarez dan bek MU, Patrice Evra, pascainsiden pelecehan rasial yang melibatkan keduanya dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 di Anfield, Oktober lalu. FA memutuskan pemain asal Uruguay itu bersalah dan harus menjalani sanksi larangan bermain selama delapan kali pertandingan.

Hukumannya lalu bertambah satu kali larangan bermain lagi karena Suarez kedapatan mengacungkan jari tengahnya ke arah pendukung Fulham dalam laga di Craven Cottage, Desember lalu. Kini, dia mengaku tak ada masalah lagi dengan kejadian di masa lalu.

"Belum pernah aku mengalami banyak hal seperti yang sudah terjadi. Tetapi, sekarang saya lebih memilih untuk fokus pada pekerjaan saya dan menjalankan perintah pelatih. Liverpool memiliki peluang bagus untuk sukses di beberapa kompetisi dan sekarang saya bisa bermain lagi," katanya.

"Beberapa hal positif telah muncul dari pengalaman menyedihkan ini, tetapi sekarang keinginan saya hanya untuk memunculkan nama saya di surat kabar karena gol yang saya cetak," lanjutnya kemudian seperti dilansir oleh The Sun.

Menurut pemain berusia 25 tahun itu, masa-masa menjalani hukuman sangat berat. Namun, dia bersyukur telah memperoleh dukungan penuh dari keluarga, tim, klub, dan pendukungnya. Dalam laga selanjutnya, Suarez mengaku akan bermain seprofesional mungkin.

"Itu (masa-masa menjalani hukuman) adalah hal terburuk bagi saya. Saya ingin membantu rekan-rekan di saat-saat penting musim ini, jadi sulit untuk menjadi seorang profesional. Tetapi, klub dan rekan-rekan sangat membantu saya melalui saat-saat sulit. Bagi saya, itu lebih penting daripada mencetak 10 atau 15 gol," ungkapnya.

Laga antara MU dan Liverpool selalu menjadi perhatian banyak orang dan penuh kontroversi, entah itu dengan atau tanpa persoalan ras. Suarez bertekad mengembalikan daya tarik laga ini seperti biasanya. Liverpool sendiri telah mencatat sejumlah kemenangan fantastis atas Arsenal, Chelsea, dan Manchester City dan yang keempat ini, MU, akan melengkapinya.

"Baik United maupun Liverpool membutuhkan kemenangan ini untuk tujuan yang berbeda. Tantangan kami adalah kembali ke kompetisi Eropa dan saya percaya kami bisa melakukannya," tuturnya.