


MALANG, KOMPAS.com - Akibat sebelas pemain mengajukan surat pemunduran diri, Manajemen Arema Indonesia, langsung mengirimkan surat pengajuan perubahan jadwal pertandingan melawan Bontang FC 11 Februari 2012 mendatang. Sebelas pemain Arema yang mundur tersebut adalah Noh Alam Shah alias Along, Muhammad Ridhuan, Leonard Tupamahu, Al Farizie, TA Musyafry, Amiruddin, Dendi Santoso, Hendro Siswanto, Kurnia Miega, Sunarto, Esteban Guillen dan Usep Munandar.
Namun yang telah menyampaikan surat pengunduran diri ke pihak manajemen secara resmi hanya tujuh pemain. Namun, manajemen masih enggan menyebutkan tujuh nama tersebut. Alasan pemain mundur, karena adanya konflik di internal Arema yang tak kunjung selesai. Selain itu, pemain menginginkan tetap dilatih oleh Milomir Seslija, yang beberapa pekan lalu dipecat oleh manajemen Arema.
Saat ini, tim kesayangan Aremania itu, diarsiteki oleh Dejan Antinic, pelatih asal Serbia. "Kalau ada wacana Arema memundurkan diri dari kompetisi IPL, itu tidak benar. Yang benar Arema cuma mengajukan surat pengunduran jadwal melawan Bontang FC pada tanggal 11 Februari mendatang ke PSSI," kata Media Officer Arema Indoensia, Noor Ramadhan, kepada Kompas.com, Rabu (7/2/2012) kemarin.
Surat pengajuan pengunduran jadwal pertandingan itu, kata pria yang akrab disapa Nunun itu, disampaikan ke PSSI pada Rabu (7/2/2012) pagi. "Berikutnya, kita akan bertanding tanggal 19 Februari melawan Persema Malang. Kita meminta waktu mempersiapkan tim," katanya.
Nunun menambahkan, permintaan pengunduran jadwal itu juga karena melihat kondisi darurat yang terjadi di Arema saat ini. "Jadi, tidak benar kalau ada wacana, Arema mundur dari kompetisi IPL," tegasnya.

