Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
LIGA ITALIA
Dua Raksasa Milan Memburu Juventus
Selasa, 24 Januari 2012 | 04:00 WIB
|
Share:

Milan, Senin - Juventus diburu oleh AC Milan dan Inter Milan dalam perebutan gelar Serie A Liga Italia atau scudetto musim ini. Udinese juga terus menjaga peluang menjuarai Serie A setelah menundukkan Catania 2-1.

Persaingan empat tim papan atas Liga Italia ini semakin ketat dengan selisih poin yang rapat sehingga membuka lebar perubahan klasemen.

Juventus bertahan di puncak klasemen dengan 41 poin setelah mengalahkan tuan rumah Atalanta 2-0. AC Milan, yang pekan sebelumnya ditundukkan Inter Milan 0-1, kembali dalam persaingan juara dengan mencukur Novara 3-0. ”Rossoneri” kini mengantongi 40 poin, hanya terpaut satu poin dari Juventus.

”Kami membutuhkan tiga poin setelah kehilangan tiga poin dalam derbi dan itu yang menjadi fokus konsentrasi kami,” ujar Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri, Senin (23/1).

”Kami mengantongi 40 poin, sama dengan perolehan musim lalu di tahap yang sama. Juve lebih baik. Mereka unggul satu poin, tetapi masih ada 19 pertandingan lagi,” ujar Allegri optimistis.

Udinese terus menempel di posisi ketiga dengan 38 poin setelah menang atas Catania.

Kebangkitan Inter

Inter Milan, yang mengalami kebangkitan, menuai kemenangan ketujuh berturut-turut di Serie A dengan melibas Lazio 2-1 di San Siro. Lazio unggul lebih dulu melalui Tommaso Rocchi.

Diego Milito kembali menjadi motivator bagi ”Nerazzurri” dengan gol penyama kedudukan, satu menit sebelum turun minum. Inter unggul setelah Giampaolo Pazzini mencetak gol spektakuler dengan menyontek bola melewati kepala kiper Lazio, Federico Marchetti.

Inter naik ke peringkat keempat dengan 35 poin, menggeser Lazio yang turun ke posisi kelima dengan 33 poin. ”Jika terus bermain seperti ini, kami bisa menargerkan scudetto,” ujar gelandang Inter, Wesley Sneijder.

Namun, Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri kecewa dengan permainan ”Nerazzurri” yang ceroboh dalam bertahan. Gol Rocchi merupakan buah pertahanan yang rapuh. Ia menegaskan, Inter tidak boleh bermain lebih buruk jika ingin mengejar scudetto.

(Reuters/AFP/ANG)