


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) Toni Apriliani mengatakan, KPSI sudah menjadwalkan pertemuan dengan Komisi X DPR RI untuk melakukan audensi terkait kisruh sepak bola nasional pada Kamis (12/1/2012) besok. Langkah ini sudah diambil oleh PT Liga Indonesia, Pelita Jaya ,dan Persija Jakarta pada hari Selasa (10/1/2012) kemarin.
"Kami akan beraudensi dengan Komisi X besok siang. Kami akan menjelaskan apa yang sudah kami lakukan selama ini," ujar Toni kepada wartawan di kantor KPSI, Rabu (11/1/2012).
Toni mengatakan, KPSI akan menunggu waktu yang tepat untuk melakukan audensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Ia beralasan, kepengurusan KONI saat ini belum dilantik secara resmi. "Kami sudah siapkan suratnya. Kalau sudah dilantik kami akan kirimkan. Mungkin kalau ke Pak Tono (Suratman, Ketua Umum Koni) secara pribadi bisa saja kami kirim," jelas Toni.
Toni juga mengomentari sikap Tono Suratman yang tak ingin Kongres Luar Biasa dilaksanakan. "Tono kan baru (jadi ketua) di KONI. Dia harusnya melihat kalau ini merupakan keinginan anggota yang dianggap PSSI hanya berjumlah 320. Namun, jumlah itu kan sudah mayoritas, lebih dari 50 persen," ujarnya.
Pria yang juga menjabat Ketum Pengurus PSSI Provinsi Jawa Barat ini sebenarnya ingin agar masalah ini selesai dengan baik-baik. Ia pun bersedia melakukan mediasi dengan PSSI asalkan induk sepak bola Indonesia itu juga merespons dengan baik.

