


LONDON, KOMPAS.com — Striker Tottenham Hotspur, Emmanuel Adebayor, kini merasa sudah diterima dan dicintai suporter timnya, meski dia pernah membela Arsenal yang notabene lawan bebuyutan "Spurs". Dua gol yang ia cetak ke gawang Liverpool, Minggu (18/9/2011), makin membuatnya diterima suporter.
Hubungan Tottenham dengan Arsenal memang sangat panas. Ketika Sol Campbell memutuskan meninggalkan Tottenham untuk pindah ke Arsenal, dia tak habis-habisnya dikecam, bahkan diancam.
Adebayor sendiri pernah membela Arsenal dan menjadi musuh fans Tottenham. Namun, dia kemudian dibeli Manchester City. Musim lalu, dia dipinjamkan ke Real Madrid dan musim ini dipinjam Tottenham.
Dua gol Adebayor ke gawang Liverpool membuat timnya menang 4-0. Dua gol lagi disumbangkan Luca Modric dan Jermain Defoe.
Berikut petikan-petikan Adebayor saat diwawancara Sky Sports.
Bagaimana perasaanmu mencetak dua gol ke gawang Liverpool? "Aku sangat bahagia bisa mencetak gol. Selalu menjadi hal penting bisa mencetak gol pertama di kandang, dan aku melakukannya dengan baik."
Apakah kamu sudah diterima suporter Tottenham, mengingat kamu mantan pemain Arsenal? "Aku juga sudah mencetak gol di kandang lawan. Makanya ketika mencetak gol, aku rasa suporter otomatis langsung mencintaiku. Sebab, itu yang mereka harapkan dari seorang penyerang. Aku bahagia dengan segala yang terjadi di klub dan siap kembali bekerja keras."
Bagaimana bisa menang besar atas Liverpool? "Kami tahu melawan Liverpool akan menjadi pertandingan berat. Sebab, kami tahu kualitas Liverpool. Kami meyakinkan diri juga memiliki skuad yang baik. Kami hanya butuh kepercayaan diri dan bermain dengan cara kami. Kami mencoba mengarahkan bola di tengah dan memanfaatkan pergerakan kami. Kami tahu, jika bisa menempatkan bola di belakang (Jamie) Carragher dan (Daniel) Agger, maka kami bisa membuat mereka kesulitan dan saya kira kami melakukannya dengan baik."
Ada rahasia lain? "Kami hanya mencoba permainan kami sendiri karena tahu kami memiliki banyak pemain bagus di depan. Ini makanya, kami juga harus menguasai bola. Aku kira kami telah melakukannya dengan baik. Kami tak membiarkan lawan berkembang dan kami berusaha merebut bola secepatnya."
Apa kelebihan Tottenham? "Kami bagus dalam menyerang balik dengan (Luca) Modric dan Niko (Kranjcar) serta Gareth Bale. Kami bisa memberi banyak masalah kepada lawan. Pada akhirnya, kami bisa memenangkan pertandingan."
Kamu sempat menyia-nyiakan peluang. "Sebagai striker, rata-rata per pertandingan hanya mendapat tiga peluang. Kadang Anda bisa mencetak satu atau dua gol. Ketika aku gagal memanfaatkan peluang, itu tak menggangguku. Sebab, aku tahu, sebagai striker akan ada peluang lain. Terkadang Anda juga mendapat lima peluang atau bahkan hanya satu."
Bagaimana kamu menyikapi pertandingan? "Sebagai pemain sepak bola, aku harus tetap fokus. Aku telah melakukannya dengan baik sepanjang pertandingan dan aku sangat bahagia bisa mencetak dua gol. Adalah hal yang biasa jika sebagai striker, kadang aku melewatkan peluang, kadang mencetak gol."
Bagaimana menurutmu soal Tottenham? "Semua klub sekarang akan berhati-hati kepada kami karena punya skuad yang baik, termasuk individu berbakat. Apakah kami main kandang atau tandang, mulai sekarang hal itu akan tetap berat. Sebab, setiap orang sekarang tahu apa yang bisa kami lakukan di lapangan. Itu tantangan berat yang baik. Ini faktor yang memotivasi, dan kami harus mencari solusi."

