


BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona menilai hasil imbang 2-2 dengan Real Sociedad, dalam lanjutan Liga BBVA, di Anoeta, Sabtu (10/9/2011) sebagai kegagalan. Namun, mereka belum sempat mendiskusikan hal tersebut, karena tengah sibuk menyiapkan diri untuk pertandingan Liga Champions melawan AC Milan, di Camp Nou, Selasa (13/9/2011).
Melawan Sociedad, Barca sempat unggul 2-0 berkat gol Xavi dan Cesc Fabregas pada menit ke-10 dan ke-11. Adapun, dua gol balasan tuan rumah diciptakan oleh Imanol Agirretxe (59) dan Antoine Griezmann (60).
Itu adalah laga kedua Barca di Liga BBVA musim ini. Sebelumnya, mereka bertemu Villarreal, dan menang 5-0, pada 29 Agustus lalu. Setelahnya, sampai Selasa kemarin, sejumlah pemain Barcelona kembali ke tim nasional untuk mengikuti sejumlah pertandingan, misalnya kualifikasi Piala Eropa dan persahabatan.
"Seperti musim lalu, kami juga mengawali musim dengan masalah, yaitu kalah dari Hercules. Namun, tidak bagus mengkhawatirkan hal tersebut. Kami harus mengambil mengoreksi diri, memperbaiki kesalahan, dan mulai hari ini berpikir soal Liga Champions dan Milan," ujar Busquets.
"(Jeda internasional) selalu menyulitkan. Anda kembali dari tempat lain, tim berbeda, dan rekan bermain berbeda. Tak mudah untuk kembali seperti sedia kala. Namun, kami tak boleh membiarkan ini terulang," ulas Busquets.
"Sampai turun minum (laga versus Sociedad), kami tak berpikir telah memenangi pertandingan dan hasilnya berubah menjadi seperti itu. Merupakan fakta bahwa ketika Anda bermain di kandang lawan, meraih kemenangan selalu sulit dan akan terus menjadi semakin sulit."
"Kami belum punya kesempatan membicarakan soal apa yang terjadi kemarin. Namun, kami akan membicarakannya. Kami tak bisa melakukan itu sampai pertandingan Liga Champions, Selasa nanti."
"Moral tim hari ini tidak berada di level terbaik. Namun, kami berusaha dan akan berhasil bangkit dalam waktu dekat. Duel melawan Milan adalah pertandingan yang berbeda, di kompetisi berbeda, dan kami akan melakukan segalanya (untuk menang). Dengan dukungan suporter, kami akan menciptakan pertandingan yang hebat di Liga Champions."
"Milan punya pemain hebat, terutama di lini depan. Zlatan Ibrahimovic, Alexandre Pato, Robinho, dan Antonio Cassano adalah penyerang yang sangat berbahaya. Kami harus mewaspadai mereka. Kami juga harus memperhatikan pemain lain. Mereka adalah juara Serie-A dan kami tak boleh mengabaikan itu," tuturnya.

