Minggu, 21 September 2014

Bola / Liga Indonesia

Tiga "Penguasa" Malang Resmi Tangani Arema

Senin, 15 Agustus 2011 | 01:51 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Setelah lama didera konflik internal soal manajemen klub, kini Arema Malang bisa menatap musim baru dengan lebih optimistis. Tiga "penguasa" secara resmi sudah berkomitmen untuk menangani Arema dengan menduduki jabatan pembina Arema. Mereka adalah Rendra Krisna, Eddy Rumpoko, dan Iwan Kurniawan.

Rendra Krisna adalah Bupati Malang, Eddy Rumpoko adalah Wali Kota Malang, dan Iwan Kurniawan sebagai pengusaha terkemuka di Malang Raya.

Sebelumnya, Rendra Krisna dan Iwan Kurniawan memang sudah menjabat sebagai Pembina Yayasan Arema yang diangkat berdasarkan rapat yayasan yang dipimpin oleh Dewan Pengawas Yayasan Arema, yakni Bambang Winarno. Sementara itu, Eddy Rumpoko juga diangkat menjadi Pembina Yayasan Arema versi Muhammad Nur, yang saat itu ia juga mengklaim masih resmi sebagai Ketua Yayasan Arema. Pada 14 Juni 2011, M Nur sudah diberhentikan oleh Dewan Pengawas, Bambang Winarno, karena selama 10 bulan tak pernah masuk kantor.

Kesepakatan dan komitmen tiga tokoh tersebut disampaikan secara resmi dalam acara silaturahim dengan puluhan wartawan di Cafe D'live, Kota Malang, Jawa Timur, sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (14/8/2011). Acara itu dihadiri ketiga tokoh tersebut dan puluhan perwakilan Aremania se-Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang).

"Saat ini kepengurusan Yayasan Arema sudah lengkap. Saya dan Pak Eddy serta Pak Iwan Kurniawan sudah resmi menjadi pengawas Arema," kata Rendra Krisna.

Menurut Rendra, diharapkan tak ada lagi kelompok-kelompok di tubuh Arema. "Kami sudah komitmen untuk satu tekad, sudah satu loyalitas tanpa batas. Ke depan, kami sudah harus memikirkan bagaimana dalam kompetisi yang akan datang Arema bisa kembali juara," katanya disambut teriakan Salam Satu Jiwa dari puluhan Aremania.

Sementara itu, Eddy Rumpoko yang juga diberi kesempatan untuk menyampaikan komitmennya kepada Arema menyatakan siap membawa Arema kembali juara pada kompetisi yang akan datang.

"Selama mampu, saya siap membela Arema agar biasa juara di level nasional dan bahkan Asia," katanya singkat.

Harapan yang sama juga disampaikan Iwan Kurniawan. "Sedikit saya sampaikan, kalau penggawa Arema selalu rukun, banyak investor yang siap membantu (menjadi) sponsor ke Arema. Teman-teman pengusaha di Jakarta juga sudah hubungi saya. (Mereka) siap asal konflik Arema sudah diakhiri," katanya.

Aremania yang diwakili Kacong, Aremania Dinoyo, juga berharap ke depan pihak manajemen tak lagi membuat gaji pemain terlambat. "Kasihan pemain, begitu juga gaji pengurus Arema. (Perbaiki) agar pemain fokus pada bagaimana (mereka) berprestasi," harapnya.


Editor : Hery Prasetyo