Kamis, 23 Oktober 2014

Bola / Internasional

Datang dan Pergi, Malaysia Naik Barakuda

Rabu, 29 Desember 2010 | 23:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sama seperti saat kedatangan, seluruh tim kesebelasan Malaysia beserta ofisial diangkut dengan enam kendaraan taktis atau rantis jenis barakuda dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menuju Hotel Sultan, Jakarta Pusat, tempat mereka menginap.

Mereka baru dibawa keluar melalui pintu Sektor 18 sekitar 1,5 jam setelah pertandingan final kedua Piala AFF usai, Rabu (29/12/2010). Enam rantis itu dikawal dua mobil pikap milik Polri yang mengangkut puluhan anggota Brimob lengkap dengan senjata api.

Perbuatan tidak terpuji kembali dilakukan oleh suporter Indonesia. Ratusan suporter yang menunggu di sekitar Sektor 18 langsung menghujat timnas Malaysia ketika enam rantis itu keluar satu per satu.

Sebelumnya, di pintu yang sama, semua anggota timnas Indonesia keluar meninggalkan GBK. Meski kembali tak merebut juara, timnas tetap dielu-elukan ribuan suporter. Beberapa pemain membalas dengan melambai-lambaikan tangan ke arah suporter.

Seperti diketahui, Indonesia kembali gagal merebut juara di tingkat ASEAN setelah hanya menang 2-1. Malaysia terlebih dulu unggul setelah M Safee menjebol gawang Indonesia pada menit ke-54. Indonesia lalu menyamakan kedudukan lewat gol M Nusaha di menit ke-73. M Ridwan menutup kemenangan dengan golnya pada menit ke-85.

Kemenangan 2-1 tak cukup mengantarkan Indonesia sebagai juara. Dalam leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Indonesia kalah 0-3 dari Malaysia sehingga secara keseluruhan kalah skor agregat 2-4.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Tri Wahono