Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Final AFF 2010
Laser No! Football Yes!
I Made Asdhiana | Rabu, 29 Desember 2010 | 16:41 WIB
|
Share:
TRIBUN NEWS/DANY PERMANA
Penonton pemilik tiket semenara yang akan menyaksikan laga semifinal Piala AFF Indonesia vs Filipina, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, Minggu (19/12/2010), menuntut janji panitia yang akan memberikan tiket resmi kepada para pemilik tiket sementara. Indonesia akan melawan Filipina dalam semifinal leg ke 2 Piala AFF, dengan modal kemenangan 1-0 pada leg pertama.

JAKARTA, KOMPAS.com — Berbagai spanduk, baik bertuliskan dukungan terhadap timnas Indonesia maupun kecaman terhadap timnas Malaysia, terbentang di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) menjelang pertandingan final kedua Piala AFF malam ini, Rabu (29/12/2010).

Spanduk berbagai ukuran itu dibentangkan oleh puluhan suporter Indonesia. Tulisan di spanduk lebih banyak bernada kecaman terhadap Malaysia seperti "Tak ada tempat yang aman untuk timnas Malaysia di Jakarta" dan "Timnas kami dianiaya di Malaysia. Kami balas di Indonesia".

Ada pula yang menyindir pelatih timnas Malaysia, Rajagopal, yang membuat tertawa banyak suporter yang lewat. "Raja Gombal, di Jakarta kami hancurkan". Berdasarkan pantauan Kompas.com, hanya satu spanduk yang tak berbau provokatif, yakni "Laser no, football yes".

Saat ini, puluhan ribu suporter Indonesia sudah memadati ring luar GBK. Panitia telah membuka semua pintu masuk. Semua suporter harus melewati pemeriksaan yang ketat oleh petugas kepolisian. Korek, botol minuman, petasan, kembang api, senjata tajam, hingga laser tidak diperbolehkan dibawa masuk ke stadion. Akibatnya, terjadi antrean panjang di setiap pintu masuk.