Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Dicoret, Beckham Kaget
Tjatur Wiharyo | Jumat, 10 September 2010 | 14:20 WIB
|
Share:

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Gelandang Inggris, David Beckham (35), mengaku terkejut membaca pemberitaan bahwa pelatih Fabio Capello mengatakan menutup pintu tim nasional untuknya. Namun, menurutnya, setelah berdiskusi langsung dengan Capello, ia  mengerti situasi sesungguhnya dan tetap berelasi baik dengan Capello.

David Beckham saat ini masih dalam proses pemilihan cedera tendon achilles, yang didapatnya ketika membela AC Milan,Maret silam. Ia kemudian batal berangkat ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan sebagai pemain.

Usai gelaran itu, Capello menyatakan mempertimbangkan memberikan kesempatan lebih luar kepada pemain muda untuk Piala Eropa 2012 Ukraina-Polandia. Mengacu pemberitaan di Inggris, Capello terang-terangan mengatakan tak mempertimbangkan Beckham karena faktor usia.

Pernyataan itu mengundang kontroversi. Sejumlah tokoh sepak bola Inggris menilai Beckham masih memiliki fisik, performa dan dedikasi yang penting bagi skuad "Tiga Singa". Apalagi, Beckham sendiri menyatakan tak akan mundur dari tim nasional dan akan selalu berusaha berada dalam kondisi siap main.

Beckham mengaku mendengar perihal pencoretan itu dari media. Mengingat ia berelasi baik dengan Capello, ia mencoba meminta penjelasan langsung kepadanya. Entah apa yang mereka bicarakan, yang jelas Beckham mengaku lega dan tak sakit hati.

"Jelas, itu merupakan kejutan untukku saat itu, tetapi aku sudah bicara kepadanya dan ia menjelaskan kepadaku segalanya dan (semua masalah ) hilang. Aku berelasi baik dengan Fabio dan itu tak berubah," ujar Beckham.

"Semua sudah dikatakan, segalanya harus ditanggapi secara proporsional dan diperbaiki, tetapi pada akhirnya, manajer-lah yang memutuskan. Ia bekerja dengan baik dan pemain membayar kembali itu (di lapangan),"

"Seperti yang kukatakan, aku selalu mendukungnya sebagai manajer dan staf yang ia miliki di sini dan ia selalu mendukungku. Ia selalu merawatku dan aku sangat menghormatinya,"

"Ia membuatku menyadari bahwa bila Anda tampil dan bermain baik, Anda berpeluang masuk skuad. Berkaitan dengan keadaanku, aku harus kembali ke lapangan, kembali bugar, dan lihat apa yang terjadi setelah itu," paparnya. (SCN)