


LONDON, KOMPAS.com — Ottmar Hitzfeld mengaku hampir menjadi suksesor Sir Alex Ferguson di Manchester United (MU), delapan tahun lalu. Namun, ia menolak tawaran tersebut karena merasa dirinya tak fasih menguasai bahasa Inggris.
Hitzfeld berada di urutan teratas saat Fergie ingin pensiun seusai musim 2001-2002. Saat itu, Hitzfeld merupakan pelatih terbaik di Eropa seusai mengantarkan Bayern Muenchen menjuarai Liga Champions. Ketua Eksekutif MU saat itu, Peter Kenyon, begitu getol mengejar tanda tangan Hitzfeld.
Namun, apa daya, pelatih yang juga pernah sukses mengantarkan Borussia Dortmund juara Liga Champions itu menolaknya.
"Saya tidak ingin terlalu rinci karena ini antara saya dan Manchester United. Tapi, saya memutuskan untuk tinggal di Jerman karena saat latihan, saya lebih suka menggunakan bahasa ibu saya (bahasa Jerman, Red)," kata Hitzfeld seperti dilansir The Sun.
"Saya pikir takkan adil pada diri saya sendiri, jika saya harus berbicara dengan pemain dalam bahasa Inggris. Saya tidak akan bisa mengeluarkan emosi dan perasaan saya secara menyeluruh. Dan, hal ini sangat penting sebagai seorang pelatih," ungkap Hitzfeld.
Pada akhirnya, Hitzfeld memutuskan tetap melatih Bayern hingga 2004. Kini, pelatih berusia 61 tahun itu sedang menangani tim nasional Swiss dengan misi lolos ke Piala Eropa 2012. (SUN)

