


MILAN, KOMPAS.com - Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, menilai Zlatan Ibrahimovic telah salah paham dengan ucapannya ke media-media Italia. Zanetti membantah telah mengatakan bahwa Ibra adalah pengkhianat Inter dan ia berharap Ibra tak terpancing provokasi media.
Setelah Ibra resmi pindah ke rival abadi Inter, yaitu AC Milan, media-media Italia menunggu reaksi dari kubu "La Beneamata". Presiden Masimmo Moratti mengaku kecewa dengan tindakan mantan pemain kesayangannya tersebut. Adapun Zanetti, menurut berita media-media Italia, telah menganggap bahwa mantan rekannya itu sebagai pengkhianat "I Nerazzurri".
"Kepindahannya tidak sepenuhnya mengejutkanku. Dengan mengenalnya, Anda tahu hal seperti ini bisa terjadi," kata Zanetti ketika itu.
Namun, pemain asal Argentina itu membantah telah mengatakan hal tersebut. "Aku harus menjelaskan satu hal di sini. Ibra tersinggung oleh kritik yang tak pernah aku buat. Di Monte Carlo, aku diminta pendapat tentang transfernya. Dan aku menjawab, akan banyak hal yang bisa diharapkan dari Milan setelah kedatangan pemain-pemain penting," jelas Zanetti kepada La Gazzetta dello Sport.
"Tapi, semuanya mengatakan bahwa aku mengangapnya sebagai pengkhianat. Dia kemudian mengikuti dengan membalas kritikku, dan hal ini sangat menggangguku," lanjut Zanetti. (GDS)

