Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Argentina Akan Serang Spanyol
Hery Prasetyo | Senin, 06 September 2010 | 04:03 WIB
|
Share:
AFP/Juan Mabromata
Pelatih Argentina, Sergio Batista.

TERKAIT

BUENOS AIRES, KOMPAS.com  —Argentina akan menerapkan permainan menyerang saat menjamu juara dunia Spanyol dalam partai persahabatan di Stadion Bombonera, Buenos Aires, Selasa atau Rabu (8/9/2010) WIB. "Tim Tango" akan mengandalkan Carlos Tevez, Diego Milito, dan Lionel Messi di lini depan.

Pelatih baru Argentina, Sergio Batista, sudah menyiapkan strategi menyerang. Mereka bertekad mengobati kekalahan 0-4 dari Jerman di Piala Dunia 2010 saat Argentina ditangani Diego Maradona.

Batista akan memasukkan pula beberapa pemain yang tak dipanggil Maradona ke Piala Dunia. Mereka adalah Javier Zanetti, Andres D'Alessandro, dan Esteban Cambiasso.

"Ini akan menjadi pertandingan hebat. Kami akan melawan juara dunia," kata Gabriel Milito, defender Barcelona.

Pertandingan ini akan menjadi pertaruhan Pelatih Sergio Batista. Jika tampil bagus, dia kemungkinan akan diangkat sebagai pelatih permanen. Bulan depan, Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) akan mengagendakan pertemuan khusus dengan Batista untuk membahas masa depannya.

Presiden AFA Julio Grondona mengatakan, Batista akan ditetapkan sebagai pelatih permanen jika tak ada banyak masalah. Sejauh ini, rapor Batista cukup memuaskan. Dia sudah membawa Argentina menang 1-0 atas Irlandia di Dublin, bulan lalu.

Dia juga sudah pasti tetap menangani Argentina pada pertandingan persahabatan lawan Jepang di Tokyo, 8 Oktober nanti. Setelah itu, Argentina juga dijadwalkan melawan Brasil pada 17 November di Doha dan diulang lagi di Buenos Aires pada 19 Desember.

Untuk menghadapi Spanyol, Argentina berlatih secara tertutup, Minggu di pedesaan Ezeiza. Mereka menyiapkan strategi khusus karena Spanyol dalam performa terbaik.

Pekan lalu, Spanyol menang 4-0 atas Liechtenstein dalam kualifikasi Piala Eropa. Fernando Torres kembali tajam dengan mencetak dua gol. Dua gol lagi disumbangkan David Villa dan David Silva. (AP)