


GENOA, KOMPAS.com — Striker Sampdoria dan timnas Italia, Antonio Cassano, mengakui masa lalunya buruk baik di klub maupun di timnas. Menurut dia, hal itu disebabkan kesalahannya. Kini, dia siap membayar kesalahan masa lalunya.
Cassano memang pribadi bengal dan suka memberontak. Karena itu, dia tak dipanggil Marcello Lippi ke timnas Italia yang tampil di Piala Dunia 2010. Banyak orang menyesalkan keputusan itu karena Cassano punya bakat besar dan sudah berubah.
Setelah "Gli Azzurri" ditangani Cesare Prandelli, Cassano kembali dipanggil. Dia bahkan tampil bagus dan dianggap inspirator kemenangan Italia 2-1 atas Estonia di kualifikasi Piala Eropa 2012. Prandelli pun memujinya.
"Petualanganku dengan timnas Italia telah mengalami petaka dan itu kesalahanku sendiri. Sekarang aku ingin menemukan waktu yang hilang itu," kata Cassano.
"Aku melakukan banyak hal yang merusak di masa lalu. Tetapi, istriku, Carolina, telah mengubah hidupku," ujarnya.
Sejak menikah, Cassano memang berubah. Dia jauh lebih dewasa dan tak emosional lagi. Kemampuannya pun tereksplorasi lebih baik.
"Aku tak bermaksud ingin menjadi pemimpin tim. Masih ada orang yang pernah membela timnas sebanyak 50, 60, atau 70 kali. Jika aku dipilih sebagai kapten, rasanya aku belum sanggup," ujarnya.
Tentang Marcello Lippi, Cassano tak mau membicarakannya. "Lippi? Aku tak mau memikirkan masa lalu dan membuat kontroversi baru tentang Lippi. Prandelli sekarang menjadi pelatih dan aku punya rapor bagus untuknya," pungkasnya. (FBI)


