


TALLINN, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Italia, Cesare Prandelli, mengaku, timnya sempat bermain tanpa kepercayaan diri, saat menghadapi Estonia di laga pertama kualifikasi Piala Eropa 2012. Beruntung, kondisi ini berubah usai turun minum. Italia pun akhirnya mampu mengungguli Estonia dengan skor tipis, 2-1, Jumat (3/9/2010).
"Ini adalah perasaan yang luar biasa. Saat kami berada di ruang ganti, saya bisa melihat bahwa tim bermain di babak pertama tanpa kepercayaan diri," tutur Prandelli.
"Saya mengatakan pada mereka, bahwa kita bisa memenangkan laga ini, karena sebenarnya kami bermain cukup baik. Beruntung, anak-anak mampu merespon ucapan saya dengan baik setelah turun minum," pujinya.
"Gli Azzurri" tertinggal lebih dulu lewat gol Sergei Zenjov di menit ke-29. Buruknya koordinasi antar pemain, membuat Italia kesulitan mengembangkan permainan. Alhasil, Italia harus menutup 45 menit pertama dengan skor 0-1.
Memasuki babak kedua, "La Nazionale" tampil berbeda. Adalah Antonio Cassano yang tampil menjadi inspirator bagi rekan-rekannya. Golnya di menit ke-59 cukup untuk menaikkan moral dan kepercayaan diri Italia. Hasilnya, tiga menit berselang, giliran Leonardo Bonucci yang menjebol gawang Estonia. Skor 2-1 ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan Italia atas Estonia ini sendiri terasa begitu istimewa. Selain merupakan kemenangan pertama bagi Prandelli, sejak resmi menangani timnas Juli lalu, hasil positif ini juga merupakan yang pertama bagi timnas di sepanjang tahun 2010 ini. Pertandingan selanjutnya, Italia akan menjamu Kepulauan Faroe, Selasa (7/9/2010).


