Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Di Barca, Ibra Cuma Mayat Hidup
Tjatur Wiharyo | Sabtu, 04 September 2010 | 01:04 WIB
|
Share:

MILAN, KOMPAS.com — Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, disebut agennya, Mino Raiola, ibarat mayat hidup ketika di Barcelona karena Pelatih Josep "Pep" Guardiola tak pernah benar-benar menghargainya. Menurutnya, itu adalah alasan utama kliennya meninggalkan Camp Nou dan pindah ke San Siro.

"Kami pergi karena Milan telah memberikan kembali kegembiraan kepada Zlatan. Di Barcelona, Ibra seperti menjadi zombi. Pep Guardiola tak mempertimbangkannya sama sekali dan berdiri seperti membelakangi dinding," ujar Raiola.

Ibra bergabung dengan Barcelona pada akhir musim 2008-2009. Sepanjang musim 2009-2010, ia tampil sebanyak 44 kali dan mencetak 21 gol di semua ajang yang diikuti Barcelona.

Media-media Spanyol menilai, Barcelona dan Pep tak puas dengan performa Ibra. Penilaian ini mengacu kepada semakin seringnya Ibra duduk di kursi cadangan atau bermain sebagai pemain pengganti pada pekan-pekan akhir musim itu.

Tercatat, dalam delapan pertandingan terakhir Barcelona di musim itu, ia tiga kali bermain sebagai pengganti, sekali tak dimainkan sama sekali, dan cuma sekali bermain penuh.

Penilaian itu berkembang sampai spekulasi soal transfer Ibra, terutama setelah mereka memutuskan mendatangkan David Villa dari Valencia pada bursa transfer lalu.

Baik Barcelona maupun Ibra sama-sama menyatakan, kehadiran Villa tak akan mengganggu kerja sama keduanya. Namun, Ibra kini bermain untuk Milan dengan status pinjaman selama semusim dan Milan mendapat opsi pembelian permanen pada akhir masa pinjam.

Ibra dibeli Barcelona dari Inter dengan harga 50 juta euro plus Samuel Eto'o. Namun, menurut pemberitaan di Italia, Milan cuma perlu membayar 24 juta euro untuk menjadikan Ibra pemain permanen mereka. (FBI)