


LIVERPOOL, KOMPAS.com — Bek Liverpool, Jamie Carragher, menilai tantangan Premier League musim ini semakin sulit dibanding musim-musim sebelumnya. Meski begitu, ia mengaku tak punya alasan meragukan kemampuan Liverpool.
Liverpool mengakhiri Premier League musim 2009-2010 di posisi ketujuh, yang berujung pemecatan pelatih Rafael Benitez. Suksesor Benitez, Roy Hodgson, yang diharapkan memberi perubahan signifikan malah cuma bisa membawa Steven Gerrard dkk meraih empat poin dalam tiga laga perdana.
Dengan masih banyaknya laga tersisa, Carragher menilai Liverpool masih bisa mengubah keadaan. Namun, melihat standar yang dipatok Chelsea dan Manchester United, Carragher mengatakan, Liverpool harus bisa membenahi diri sebelum betul-betul terdepak dari jalur juara.
"Orang mengatakan, 'Anda telah melakukan ini dan itu untuk Liverpool', tetapi kami tak memenangi apa pun selama empat tahun dan itu sedikit menggangguku," ungkap Carragher.
"Aku tentunya tak ingin melewati dua musim sebelum aku pensiun di Liverpool tanpa meraih gelar. Aku tak melihat alasan kami tak bisa menjuarai trofi musim ini atau pada dua musim setelahnya,"
"Satu-satunya yang belum kumenangkan adalah liga, tetapi setelah musim lalu finis di tempat ketujuh, aku memperkirakan ini akan menjadi musim yang sangat sulit. Namun, aku tak melihat ada alasan mengapa kami tak bisa menikmati perjalanan bagus," tukasnya. (SCN)

