


MILAN, KOMPAS.com — Zlatan Ibrahimovic "menyentil" mantan pelatihnya di Barcelona, Pep Guardiola. Ibra dengan santai menyebut sosok Pep sebagai seorang pelatih kerdil yang tak mampu menyelesaikan masalah dengan para pemainnya.
Pemain berdarah Swedia itu kemudian mengatakan bahwa kepindahannya ke Milan dengan status pinjaman musim ini tak lepas dari peran Guardiola yang enggan memberi kepastian perihal dirinya di Barca.
"Aku tidak pernah berkata apa pun, tapi aku tak bisa diam dan hanya menonton saja. Tak ada satu pun di Barcelona yang ingin menjualku. Masalah mulai muncul pada Maret lalu. Aku meminta penjelasan, tapi dia (Pep Guardiola) tidak memberi jawaban apa pun," ungkap Ibra.
"Awalnya kami mempunyai dialog yang baik, tapi aku tak bisa menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya jadi penonton. Aku sudah melihat apa yang terjadi pada Thierry Henry musim lalu. Pelatih hebat adalah pelatih yang menyelesaikan masalahnya dengan para pemainnya. Sementara pelatih kerdil selalu lari dari masalah-masalahnya," tambah pemain berusia 28 tahun itu.
Meski mengaku kecewa dengan kondisinya selama berada di "Blaugrana", Ibra mengatakan, dirinya kini senang bisa kembali merumput di Italia. Eks pemain Juventus dan Inter Milan itu yakin bisa mengulang kejayaannya sebagai penyerang tajam, seperti yang pernah dilakukannya saat membela Juve dan Inter.
Sebelum berlabuh ke Milan, Ibra sudah pernah menghabiskan lima musim di Serie-A. Dalam periode itu, Ibra bermain di dua klub besar Italia, Juve dan Inter, serta tercatat telah mencetak 80 gol selama bermain pada tahun 2004-2009. (FBI)


