


LIVERPOOL, KOMPAS.com — Penyerang Fernando Torres berharap klubnya segera mendapatkan pemilik baru. Ia yakin pemilik baru akan membawa perubahan besar sehingga timnya semakin kompetitif.
Sejak dijual oleh George Gillet dan Tom Hicks pada April silam, "The Reds" tak kunjung menemukan pembelinya. Media-media Inggris memang sempat memberitakan pebisnis dari Hongkong, Kenny Huang, dan konsorsium yang dipimpin Yahya Kirdi tertarik untuk menanamkan investasi. Namun, hal tersebut seperti menjadi angin lalu karena nyatanya Liverpool masih tak bertuan.
"Penting buat Liverpool untuk segera memiliki pemilik baru yang bisa membuat kami semakin kompetitif," jelas Torres kepada Stasiun Radio Cadane Cope. "Kami tidak tertinggal jauh. Musim lalu memang musim yang mengerikan bagi kami. Namun, kami hanya tertinggal empat musim dari Manchester United. Semoga kami bisa menemukan konsorsium yang bisa membeli klub dan membuat Liverpool mampu bertarung secara finansial dengan Chelsea dan Manchester United," papar Torres.
Musim lalu, Torres dan rekan-rekannya harus tertendang dari "The Big Four" setelah finis di peringkat ketujuh. Hancur leburnya Liverpool tak bisa dipungkiri karena krisis finansial yang terjadi di tubuh klub.
Torres pun kecewa dan mempertimbangkan bergabung dengan Manchester City atau Chelsea. Namun, akhirnya ia mengurungkan niatnya dan memilih bertahan. Ia yakin timnya bisa keluar dari krisis. "Setelah itu, apa yang bisa kami lakukan musim ini. Liverpool berhasil mempertahankan Steven Gerrard, itu sangat penting. Ini masih tim besar," jelas Torres.
Ia menambahkan, "Musim ini situasi yang sulit karena kami tidak berada di Liga Champions. Namun, kami tetap klub terbesar di Liga Inggris dan bermain di Anfield setiap pekan adalah sebuah kehormatan. Itulah bagaimana saya melihat kondisi sekarang. Aku ingin memiliki target dan bisa membawa Liverpool ke tempat mereka yang sepatutnya berada."

