


BORDEAUX, KOMPAS.com — Pelatih Olympique de Marseille, Didier Deschamps, merasa geregetan dengan hasil akhir yang didapat timnya saat menghadapi Girondins de Bordeaux di lanjutan Ligue 1. Pasalnya, upaya Marseille meraih tiga poin urung terjadi setelah ditahan imbang Bordeaux, Minggu (29/8/2010).
Kemenangan yang sudah ada di depan mata skuad berjuluk "Les Phoceens" itu mendadak lenyap ketika sundulan pemain Bordeaux, Anthony Modeste, menyamakan kedudukan jadi sama kuat. Padahal, tiga menit lagi pertandingan berakhir dan Marseille sudah unggul satu gol sejak menit ke-12.
Alhasil, poin penuh yang harusnya dikantongi Marseille terpaksa dibagi kepada tim tuan rumah. Meski begitu, Deschamps tetap menyaluti perjuangan keras anak-anak asuhnya, yang sejak menit 34 sudah bermain dengan 10 orang, menyusul diusirnya Eduardo Cisse.
"Ini poin yang bagus, tapi saya merasa kami membiarkan dua angka hilang. Ini hasil yang bagus, tapi kami kehilangan sesuatu yang besar malam ini. Saat kami berniat bertahan pada suatu waktu tertentu, kami cenderung nyaris kebobolan," tutur Deschamps.
"Kami mendapat peluang untuk mencetak gol kedua, tapi kami gagal menyelesaikannya. Hal semacam ini selalu mengganggu. Saat kami bermain 11 lawan 11, kami lebih baik di segala area," tegas mantan kapten timnas Perancis itu.
Hingga pekan keempat, Marseille baru mengoleksi empat poin. Hasil ini membuat Marseille kini berada di peringkat ke-10 klasemen sementara Ligue 1. Bordeaux sendiri masih berada empat peringkat di bawah Marseille. (GL)


