


MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, mengaku tak menyesal gagal mendatangkan penyerang Liverpool, Fernando Torres, karena sudah mendapatkan penyerang yang bisa melampaui Torres, yaitu Mario Balotelli.
"Torres adalah penyerang fantastis, tetapi saya pikir sulit bagi Liverpool menjualnya karena ia adalah pemain yang penting bagi mereka. Namun, baik bagi kami bahwa kami mendapatkan Balotelli," ungkap Mancini.
"Balotelli bisa lebih baik dari Torres karena Torres hanya bisa bermain sebagai penyerang. Balotelli bisa bermain sebagai penyerang maupun pemain sayap. Yang jelas, di sini kita bicara soal dua pemain fantastis," tambahnya.
Akhir musim lalu, Torres menjadi salah satu nama yang disebut banyak orang bakal meninggalkan Anfield. Selain karena dinilai frustrasi dengan pencapaian Liverpool yang cuma finis di urutan ketujuh, Torres juga disebut akan dikorbankan untuk mengatasi krisis ekonomi dan beban utang klub.
Menurut Transfermarkt, harga pasaran Torres mencapai 50 juta euro atau sekitar Rp 570 miliar. Liverpool sendiri disebut media-media Inggris mematok harga lebih tinggi dari itu. Dengan harga sejumlah itu, tak banyak klub mampu membeli Torres, dengan City termasuk yang dikecualikan.
Menurut pemberitaan di Inggris, Liverpool dan City sempat melakukan negosiasi, tetapi tiba-tiba putus di tengah jalan, menyusul keputusan Liverpool memecat pelatih Rafael Benitez dan mengangkat Roy Hodgson.
Hodgson, selain ingin Torres bertahan, juga memberikan solusi ekonomi bagi Liverpool, yaitu menjual pemain dan kemudian mendatangkan pemain murah atau bebas transfer. Dengan begitu, Liverpool bisa mengurangi beban pengeluaran gaji dan mendapat suntikan dana segar.
Revolusi Hodgson ternyata berdampak positif. Torres yang sempat disebut media Inggris mengancam hengkang bila klub tak mendatangkan pemain top, memutuskan bertahan.
Gagal dengan Torres, Mancini melihat karier Balotelli di Inter sedang goyah. Selain jam terbang dan performa yang menurun, Balotelli juga mengalami masalah relasi dengan warga San Siro.
Mancini, yang pernah menangani Inter sekaligus mengorbitkan Balotelli, pun mempertimbangkan untuk membelinya. Meski sulit, Balotelli akhirnya bisa mendarat di Eastland.
Sejauh ini, Balotelli tidak mengecewakan. Ia baru satu kali tampil dan mencetak gol, yaitu melawan Timisoara pada leg pertama play-off Liga Europa, Kamis (19/8/2010), yang berakhir 1-0 untuk City.
Balotelli dan Torres berpeluang beradu kebolehan, saat tim mereka berhadapan di panggung Premier League, Senin (23/8/2010). (SUN)

