Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Ranieri Rindukan Mourinho
Hery Prasetyo | Sabtu, 21 Agustus 2010 | 01:50 WIB
|
Share:
AFP/GIUSEPPE CACACE
Claudio Ranieri

TERKAIT

TURIN, KOMPAS.com - Jelang melawan Inter Milan di Piala Super Italia, Sabtu (21/8/2010), pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, mengaku merindukan Jose Mourinho. Sayangnya, Inter kini dilatih Rafael Benitez.

Ranieri dan Mourinho selalu berselisih dan bersaing. Namun, Mourinho unggul dalam prestasi.

Mourinho menggantikan Ranieri kala melatih Chelsea dan sukses. Saat melatih Inter, Mourinho segera terlibat konflik dengan Ranieri. Lagi-lagi, Mourinho lebih sukses.

Timnya Ranieri berada di urutan kedua di bawah timnya Mourinho di Liga Serie-A musim lalu. Roma juga kalah dari Inter di final Coppa Italia. Saat Ranieri menangani Juventus, timnya juga di bawah Inter.

"Setiap orang selalu menanyakan saya tentang hal ini. Tapi, saya kira Anda semua lebih merindukannya (Mourinho, Red) daripada saya. Saya tak mengatakan tidak merindukannya. Tapi, di lapangan yang bermain adalah tim," kata Ranieri.

Inter kini ditangani Rafael benitez. Ranieri pernah bertemu dengan tim Benitez di Spanyol dan kalah.

"Saya pernah melawannya, saat dia muncul sebagai pelatih muda berbakat dan menangan Extremadura, sementara saya melatih Valencia. Kami kalah di kandang Extremadura dan seri di kandang sendiri," aku Ranieri.

"Kami saling mengerti. Saya menghormatinya. Benitez punya banyak pengalaman dan dia pelatih yang hebat," pujinya.

Tentang Piala Super Italia di Milan, Sabtu ini, menurut Ranieri, timnya dalam posisi underdog. "Inter selalu favorit. Tapi, ini satu pertandingan dan kami akan memberikan yang terbaik demi kebanggaan. Kami menghormati Inter. Tapi, kami akan didukung banyak suporter dan kami akan memainkan permainan kami," ujarnya. (AP)