Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Van Persie Selalu Percaya Arsenal
Tjatur Wiharyo | Sabtu, 07 Agustus 2010 | 01:50 WIB
|
Share:

LONDON, KOMPAS.com - Penyerang Arsenal, Robin van Persie, mengatakan, meski berpuasa gelar selama lima musim, ia tak pernah sekalipun meragukan Arsenal sebagai klub yang bisa membawanya kepada kejayaan, baik secara individual maupun kelompok.

Arsenal tak pernah menjuarai apa pun sejak mengangkat Piala FA 2005. Itu sempat mengecewakan Van Persie dan sejumlah pemain lain, termasuk kapten Cesc Fabregas. Setidaknya, pada akhir musim 2008-2009, Van Persie pernah disebut media-media Inggris frustrasi dan berniat hengkang.

Van Persie akhirnya bertahan dengan ambisi juara pada musim 2009-2010. Namun, di musim itu, ia absen panjang akibat cedera pergelangan kaki sehingga tak bisa membantu Arsenal memperjuangkan gelar.

Menurut Van Persie, selama ia terbaring sakit, ia mendapat dukungan besar dari seluruh warga Emirates, terutama pendukung. Selain itu, pelatih Arsene Wenger pun tak pernah berhenti meyakinkannya bahwa ia akan menjadi pemain yang lebih baik setelah pulih.

Semua itu dinilai Van Persie sebagai kebaikan yang harus dibalas. Meski tak menutup peluang hengkang, ia berjanji tak akan meninggalkan Emirates sebelum memberikan gelar juara kepada Arsenal.

"Aku tak pernah berhenti memercayai Arsenal. Aku mencintai klub ini. Ini adalah musim ketujuhku. Arsenal memberiku peluang tumbuh menjadi pemain bagus dan aku ingin membayar klub, pendukung, dan setiap orang dengan banyak trofi," ungkap Van Persie.

"Aku mencintai cara berpikir Arsenal, cara bermain yang luar biasa. Aku tahu dua tim yang memainkan sepak bola dengan karakter yang mirip, mereka adalah kami dan Barcelona,"

"Beberapa tim mencoba, tetapi tak pernah benar-benar mendekati. Aku bicara kepada teman-teman di tim nasional (Belanda) dari tim-tim besar berbeda yang memiliki cara berpikir berbeda,"

"Namun, aku sangat memilih cara berpikir kami. Itu kenapa aku percaya dan tak pernah percaya ketika banyak hal melawan kami," paparnya. (ARS)