


MADRID, KOMPAS.com - Berat rasanya bagi Raul Gonzalez untuk mengucapkan perpisahan kepada para penggemar Real Madrid di seluruh dunia. Namun, hal ini harus ia lakukan karena dirinya tak termasuk dalam rencana Pelatih Jose Mourinho musim depan.
Ya, Mourinho telah memastikan bahwa Raul dan juga rekannya, Guti Hernandez, diperbolehkan pergi. Guti sudah ke Beskitas. Sementara Raul masih bimbang memilih Premier League atau Bundesliga.
Berbicara pada konfrensi pers terakhirnya di Santiago Bernabeu, Raul mengatakan, "Ini adalah hari yang sangat sulit bagiku, salah satu yang tersulit dalam karierku. Aku tidak akan melupakanmu (Madridista). Real Madrid adalah rumahku. Aku pikir suatu hari nanti, aku akan kembali ke klub ini," kata Raul.
"Setelah 15-16 tahun, Anda akan memiliki pasang surut di karier Anda. Musim lalu, aku memiliki peran yang lebih kecil di dalam tim. Aku memutuskan mungkin ini saat yang tepat untuk mencoba hidup baru di negara lain," tambah Raul.
Raul membantah bahwa alasannya pergi karena ia ingin mendapat kesempatan tampil lebih banyak. "Ini bukan masalah bermain atau tidak. Aku tidak bisa mengatakan dengan pasti alasan meninggalkan Madrid, tapi aku yakin aku akan bermain lebih baik musim depan. Aku telah berbicara dengan Jose Mourinho dan ia ingin aku tinggal. Tapi aku ingin tantangan baru. Aku ingin menghadapi tantangan dan melihatnya dari perspektif yang berbeda," pungkasnya.
Raul adalah legenda abadi "El Real". Ia merupakan pemain didikan asli tim junior Real Madrid. Ia telah bermain di Bernabeu sejak 1994 dan turut menyumbangkan enam gelar Divisi Primera La Liga dan tiga trofi Liga Champions. Total, Raul telah tampil dalam 740 pertandingan dengan torehan 323 gol. (AFP)

