

TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Olympique Marseille, Didier Deschamps, mengaku, kangen dengan kehidupannya di Italia bersama Juventus. Ia menyesal karena telah meninggalkan kursi kepelatihan "Si Nyonya Tua" tiga tahun lalu.
Pada 2007, Deschamps sebagai pelatih sukses membawa Juve promosi ke Liga Serie-A. Namun, dua partai sebelum Liga Serie-B berakhir, ia memutuskan mundur karena berselisih dengan manajemen "La Vecchia Signora".
"Saya tidak menyangkal bahwa saya rindu Italia. Saya bahagia di sana baik sebagai pemain maupun pelatih. Mungkin suatu saat nanti, saya akan kembali. Saya menyesal mundur dua pertandingan sebelum kompetesi berakhir dengan tiket ke Serie-A di tangan kami. Tapi sekarang saya bahagia dengan Marseille," kata Deschamps.
Mantan kapten tim nasional Perancis itu juga mengaku sedih dengan prestasi Juve yang buruk dalam beberapa musim terakhir. "Rekonstruksi Juve takkan mudah. Mereka kehilangan berbagai hal yang harus segera diperbaiki baik di dalam maupun di luar lapangan. Membawa Juventus kembali ke Serie-A dari Serie-B tidak mudah. Ambisi tidak cukup untuk menjadi protagonis di Serie-A. Anda membutuhkan ide-ide baru," lanjutnya.
Deschamps memiliki kedekatan yang luar biasa dengan Juventus. Sebagai pemain, ia pernah merumput di Turin selama lima musim. Ia adalah bagian dari era emas Juventus di bawah asuhan Marcello Lippi ketika menjuarai Liga Champions musim 1995/1996. (FBI)

