


MANCHESTER, KOMPAS.com — Pelatih Manchester City Roberto Mancini mengaku kecewa dengan sikap Inter Milan yang terus menolak kesepakatan dengan klubnya terkait memboyong Mario Balotelli. Baginya, sikap Inter tersebut seperti ingin memeras klubnya.
City memang berambisi menggaet Balotelli. Di sisi lain, Balotelli pun tak memungkiri tertarik bergabung dengan Carlos Tevez cs. Sadar peluangnya terbuka lebar, City pun langsung bergerak cepat dengan mengajukan penawaran pertama sebesar 25 juta euro (sekitar Rp 293,4 miliar). Namun, "La Beneamata" menolaknya.
Belum menyerah, "The Citizens" berusaha menaikkan tawarannya menjadi sebesar 30 juta euro (sekitar Rp 352 miliar). Namun, usaha City kembali sia-sia karena lagi-lagi Inter mementahkannya.
Sikap Inter yang terus menolak tawaran City membuat Mancini berang. Sikap tersebut, menurutnya, seperti berusaha mengeksploitasi klubnya karena Inter tahu City mampu membayar Balotelli dengan harga tinggi.
"Masalahnya adalah saat klub tahu mereka sedang berurusan dengan Manchester City, harganya akan naik. Ini tak bagus dan tak benar," tegas mantan pelatih Inter Milan tersebut.
"Kami sudah membeli tiga pemain bagus. Namun, Inter, contohnya, meminta banyak uang untuk Mario Balotelli dan kami jadi harus menunggu. Kami tertarik pada pemain bagus seperti Balotelli dan (James) Milner, tapi kami hanya punya waktu sebelum bursa transfer ditutup bulan Agustus," paparnya.
"Kami punya banyak pilihan berbeda, tapi seperti yang sudah saya katakan, saat kami datang untuk bicara, tiba-tiba harganya melonjak," keluhnya.

