

JOHANNESBURG, KOMPAS.com — Legenda dan mantan kapten Perancis, Zinedine Zidane, mengaku menyesal atas kasus Nicolas Anelka yang dipulangkan ke Perancis. Sebab, ini terjadi justru saat skuad Les Bleus dalam kesulitan.
Anelka tersinggung karena Pelatih Raymond Domenech menyebutnya sebagai anak haram. Anelka pun membalas dengan mengatakan bahwa Domenech pelatih yang buruk. Zidane tak mau ikut campur dalam urusan itu. Namun, dia menyesal kenapa masalah itu harus terjadi.
"Saya tak mau banyak ikut campur. Saya juga tak punya hak mencampurinya. Hanya, kenapa itu terjadi saat situasi sulit seperti ini," kata Zidane dalam temu pers di Sandton Convention Center, Senin (21/6/2010).
Menurutnya, tim sebaiknya tetap kompak dalam segala hal sehingga tim tetap fokus pada pertandingan. "Saya harap ini tak memengaruhi permainan. Tim harus kembali memikirkan apa yang harus dilakukan. Saya harap kami bermain bagus," harapnya.

