


ZARAGOZA, KOMPAS.com — Sihir Lionel Messi makin menjadi-jadi. Setelah pekan lalu mencetak hat-trick lawan Valencia, kini giliran Real Zaragoza yang jadi lumbung gol Messi. Ia kembali mencetak hat-trick sekaligus mengantar Barcelona menang 4-2 di kandang Zaragoza, Minggu atau Senin (22/3/2010) dini hari WIB dalam lanjutan duel Liga Divisi Primera Spanyol.
Total dalam empat pertandingan terakhirnya, Messi sukses membuat delapan gol. Pekan sebelumnya, Messi juga membuat hat-trick kala Barcelona merontokkan Valencia 3-0.
Kemenangan ini membuat poin Barcelona sama dengan Real Madrid, yakni 68 poin. Namun, klub Catalan itu masih tetap berada pada posisi kedua karena kalah selisih gol.
Melawan Zaragoza, "El Barca" tampil tanpa Xavi Hernandez. Seperti biasanya, sejak awal, Barcelona langsung mengendalikan permainan. Baru lima menit berjalan, Lionel Messi langsung membobol gawang Zaragoza. Gol berawal dari tusukan Pedro di sisi kiri. Striker muda itu langsung melakukan crossing ke kotak penalti. Messi yang sudah menunggu bola tanpa ragu langsung menanduknya ke gawang Zaragoza; 1-0 untuk Barcelona.
Dua menit kemudian, Gerard Pique nyaris menambah keunggulan Barca melalui tembakannya. Sayang, Roberto Gago mampu mengantisipasinya dengan sempurna.
Setelah dua peluang ini, Barca tak mampu lagi mengancam gawang tuan rumah. Meski melesatkan enam tembakan, semua itu tak ada yang mengarah ke gawang Zaragoza. Hingga jeda, skor masih 1-0 untuk keunggulan kubu Catalan.
Pada babak kedua, Barca masih mengendalikan pertandingan. Lini tengah yang dikomandoi Seydou Keita terus mengalirkan bola ke lini depan. Meski begitu, tim besutan Pep Guardiola itu selalu kesulitan menembus pertahanan Zaragoza yang tampil disiplin. Guna menambah daya gempur timnya, Guardiola memasukkan Andres Iniesta, menggantikan Yaya Toure. Strategi ini berhasil karena pergerakan Iniesta mampu memecah belah konsentrasi lini belakang Zaragoza.
Pada menit ke-66, Messi benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai pemain terbaik dunia. Striker Argentina itu merebut bola dari tengah dan menggiringnya sendirian ke kotak penalti Zaragoza. Setelah berada di kotak penalti, Messi dikerubungi beberapa pemain tuan rumah. Meski begitu, ia tetap mampu lolos dan menembakkan bola ke gawang Zaragoza. Hasilnya, 2-0 untuk Barcelona.
Sepuluh menit kemudian, lagi-lagi Messi menunjukkan ketajamannya. Menerima assist Iniesta, Messi langsung mencoba membuka ruang. Meski diadang tiga pemain dan masih di luar kotak penalti, dia mampu melepaskan tendangan kaki kiri dan merobek gawang Gago. Messi pun melengkapi hat-trick dan membawa Barcelona unggul 3-0.
Sayang, Barcelona kemudian terlalu percaya diri dan lengah sehingga Zaragoza berhasil mencuri kesempatan, bahkan memperkecil ketinggalan menjadi 1-3.
Pada menit ke-85, Adrian Colunga lolos dari kawalan dan melepaskan tendangan ke sudut kiri gawang Victor Valdes. Ini membuat Zaragoza semakin bersemangat. Pada menit ke-89, Colunga kembali mendapat umpan terobosan. Dia pun membawa bola ke depan dan lagi-lagi mampu menaklukkan Vades.
Kedudukan 2-3 semakin membuat Zaragoza bergairah. Mereka ingin memanfaatkan waktu tersisa untuk menyamakan kedudukan. Namun, serangan frontal itu justru menjadi petaka, ketika Messi menguasai bola. Dia sukses menembus kotak penalti Zaragoza meski diadang beberapa pemain.
Matteo Contini pun terpaksa menjatuhkan Messi di kotak terlarang. Wasit langsung menunjuk titik putih. Zlatan Ibrahimovic yang menjadi eksekutor dengan baik melaksanakan tugasnya. Barcelona pun memenangkan pertandingan dengan skor 4-2.
Susunan pemain
Real Zaragoza: Gago; Contini, Jarosik, Ponzio, Diogo; Edmílson (Lafita 45), Gabi, Suazo, Herrera; Eliseu, Arizmendi (Colunga 62).
Barcelona: Valdés; Milito, Pique, Maxwell, Alves; Toure (Iniesta 63), Keita, Busquets; Pedro, Ibrahimovic, Messi.


