Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Persebaya Tundukkan Persela 2-0
wah | Minggu, 21 Maret 2010 | 18:47 WIB
|
Share:

SURABAYA, KOMPAS.com - Tuan rumah Persebaya Surabaya sukses menaklukkan tamunya Persela Lamongan 2-0 dalam lanjutan Djarum Liga Super Indonesia, Minggu (21/3/2010), di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Jawa Timur. Dua gol Persebaya diciptakan Patricio Morales di menit ke-21 dan pemain pengganti Andik Firmansyah di menit kelima babak kedua.

Gol pertama Persebaya lahir dari kerjasama yang menawan antara Korinus Frengkeuw dengan Morales. Menerima umpan melalui tumit Korinus, Morales berhasil melewati dua bek Persela. Fauzal Mubaroq yang keluar dari sarangnya gagal menepis sontekan kaki kanan Morales yang bersarang di gawang Persela.

Ketinggalan satu gol membuat Persela meningkatkan serangan. Namun, segala cara seperti tendangan jarak jauh masih gagal menciptakan gol balasan. Kesempatan emas yang diperoleh Kurniawan Dwi Yulianto sirna sete lah tendangannya di depan gawang Persebaya masih melayang di atas mistar.

Andik yang masuk menggantikan Korinus di menit ke-48, mampu membuktikan dirinya sebagai striker yang andal. Diawali tendangan bebas Jeon Byung Euk, Andik melesakka gola melalui tandu kan kepalanya. Bola menusuk gawang Persela tanpa mampu dihalau Mubaraq.

Seusai pertandingan, Djoko mengaku kecewa atas penampilan Fabiano da Rosa dan kawan-kawan. Menurut mantan pelatih Persiwa Wamena itu, seharusnya Persela mampu mencetak gol balasan sepa njang 45 menit babak kedua. Namun, beberapa peluang emas terbuang percuma.

"Saya kecewa karena banyak peluang yang gagal pada babak kedua, terutama pada 15 menit terakhir. Selain itu, kami memang kalah pada lini tengah sehingga supali bola ke depan tidak begitu bagus," ucap Djoko.

Sementara itu, pelatih Persebaya Rudy Keeltjes cukup bergembira atas raihan tiga poin di kandang setelah dua laga tandang sebelumnya selalu kalah. Namun, ia masih belum puas dengan permainan Juan Marcello dan kawan-kawan. Bola-bol a pendek pemain Persebaya dinilainya masih buruk.

"Bola-bola pendek kami masih buruk. Mungkin ini disebabkan letihnya fisik pemain setelah menjalani dua laga tandang. Namun, saya puas atas hasil yang diraih ini," ujar Rudy.