


LONDON, KOMPAS.com - Pemain Arsenal dan Inggris, Theo Walcott, mengaku kagum kepada gelandang AC Milan dan seniornya di tim nasional (timnas), David Beckham, yang mengalami cedera parah tetapi tetap memiliki optimisme tinggi. Menurutnya, itu menginspirasinya untuk bersikap bijaksana terhadap cedera lutut dan punggung yang dideritanya saat ini.
Beckham mengalami cedera tendon achilles ketika membela AC Milan melawan Chievo Verona, di pentas Serie-A, akhir pekan lalu. Ia diprediksi bakal absen enam bulan dan kemungkinan besar absen di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Juni mendatang.
Walcott mengerti, tujuan Beckham pindah ke Milan sebagai pemain pinjaman dari LA Galaxy, adalah untuk menjaga fisik dan performa supaya bisa membela Inggris di Piala Dunia. Menurut Walcott, dalam pandangan umum, kondisi itu sudah cukup merusak mental Beckham.
Namun, Walcott melihat hal berbeda dari Beckham. Mendapat vonis absen di Piala Dunia tak membuat Beckham menyerah. Ia tetap berusaha pulih secepatnya, supaya bisa kembali menekuni hobinya bersepak bola, entah apakah itu akan membuatnya tampil di Afrika Selatan atau tidak.
Walcott sendiri sedang mengalami situasi yang tak lebih baik dari Beckham. Sepanjang musim ini, ia kerap diganggu cedera. Performanya pun turun dan sulit kembali didongkrak lagi. Ini membuatnya terancam gagal ke Afrika Selatan.
Walcott mengaku sangat kecewa. Namun, melihat besarnya dedikasi Beckham kepada negara dan sepak bola, Walcott belajar menerima keadaan, berbesar hati, dan terus berusaha melakukan yang terbaik.
"David ada di sana untuk membantuku. Aku sangat menghargainya. Sangat disayangkan ia mengalami cedera menjelang Piala Dunia. Aku juga mengalami begitu banyak cedera. Namun, Arsenal begitu baik," ungkap Walcott.
"Tomas (Rosicky) juga berpengaruh besar. Ia absen 20 bulan dengan cedera lutut, tetapi satang setiap hari dengan tersenyum. Luar biasa. Aku jatuh dalam kesedihan dan ia membantuku mengatasinya," tambah Walcott. (SUN)


