Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Takhta Inter Dikeroposi Palermo
tjatur | Minggu, 21 Maret 2010 | 03:22 WIB
|
Share:
AFP
Penyerang Inter Milan, Diego Milito, mencetak gol ke gawang Palermo, dalam duel Serie-A, Sabtu (20/3/2010).

PALERMO, KOMPAS.com - Penyerang Palermo, Fabrizo Miccoli, mencetak gol yang membuat timnya bisa mendulang hasil imbang 1-1 dengan Inter Milan, di akhir babak pertama, laga Serie-A, di Renzo Barbera, Sabtu atau Minggu (21/3/2010) dini hari WIB. Bila gagal memperbaiki keadaan, Inter cuma akan unggul dua angka dari penghuni peringkat kedua klasemen, AC Milan.

Menekan sejak menit awal, Inter malah kesulitan mencetak gol. Beruntung, di menit ke-11, mereka mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran Cesare Bovo kepada Lucio.

Diego Milito yang dipercaya mengeksekusi hadiah menunaikan tugas dengan baik. Sepakannya ke tengah gawang tak terbaca oleh kiper Salvatore Sirigu.

Gol itu memanaskan suasana. Di satu sisi, Inter semakin gencar melakukan tekanan. Di sisi lain, keadaan tertinggal tak memberikan Palermo pilihan selain menyerang.

Kedua kubu kemudian terlibat perebutan bola sengit di lini tengah. Pertarungan pun berjalan alot, karena keduanya sama-sama kesulitan mempertahankan penguasaan bola dalam waktu lama untuk melakukan serangan.

Untuk mengatasi kebuntuan, Inter mencoba memaksimalkan bola mati atau melepaskan tendangan jarak jauh. Salah satu yang paling berbahaya adalah ketika Milito berhasil menanduk tendangan bebas Esteban Cambiasso, yang sedikit melenceng dari sasaran.

Palermo sendiri meski kesulitan mengembangkan permainan, terus menjaga fokus dan kesiagaan untuk melahap kesempatan. Kesabaran mereka akhirnya membuahkan gol penyama kedudukan yang dicetak     Edison Cavani di menit ke-24.

Gol bermula dari aksi Fabrizio Miccoli di sektor sayap kiri pertahanan Inter. Mengandalkan keterampilan individu, ia menggiring bola melewati dua pemain Palermo dan melepaskan umpan terobosan kepada Cavani.  Nyaris tanpa kesulitan, Cavani menyepak bola masuk ke sudut kiri bawah gawang.

Perubahan kedudukan tak membuat permainan kedua kubu meningkat. Masing-masing masih konsisten melakukan pressing ketat dan sama-sama mengalami kesukaran menciptakan peluang.

Atmosfer stadion sedikit menggelegak, ketika Inter nyaris unggul melalui Maicon di menit ke-34. Memanfaatkan umpan Wesley Sneijder, Maicon menyundul bola ke arah gawang, yang sayangnya sedikit meleset dari sasaran.

Tak mau kehilangan momen, Inter mencoba mempertahankan posisi. Hasilnya, semenit berselang, Sneijder melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, yang sayangnya, masih bisa ditepis Sirigu.

Inter belum menciptakan ancaman baru ketika Miccoli nyaris membawa Palermo unggul di menit ke-41. Memanfaatkan umpan Mattia Cassani, Miccol mengempaskan bola ke jaring Inter, yang sayangnya meleset ke sisi kanan gawang.

Usaha membuat gol terus dilancarkan kedua kubu. Namun, skor 1-1 tak berubah sampai berbunyinya peluit turun minum.

Susunan pemain:
Palermo: Sirigu; Bovo, Kjaer, Balzaretti, Cassani; Nocerino; Simplicio, Migliaccio; Pastore; Miccoli, Cavani
Inter: Julio Cesar; Samuel, Lucio, Santon, Maicon; Cambiasso; Stankovic, Zanetti; Sneijder; Eto'o, Milito