


STOKE on TRENT, KOMPAS.com - Tottenham Hotspur menang 2-1 atas Stoke City, dalam duel Premier League, di Britannia Stadium, Sabtu (20/3/2010). Meski masih berada di posisi keempat, mereka mengoleksi 55 poin, atau unggul empat angka dari Liverpool di tempat kelima.
Bermain di kandang lawan, Tottenham tak kesulitan melakukan tekanan. Namun, apiknya pertahanan Stoke plus penampilan nyaris sempurna kiper Thomas Sorensen, membuat usaha Tottenham gagal membuahkan gol.
Dalam 20 menit pertama, misalnya, Tottenham mendapat tiga kesempatan mengungguli tuan rumah melalui Roman Pavlyuchenko, Sebastien Bassong, dan Niko Kranjcar. Namun, sementara tembakan Pavlyuchenko dan Kranjcar mentah di tangan Sorensen, eksekusi Bassong malah melenceng dari sasaran.
Sementara itu, Stoke sendiri bukannya tanpa peluang. Mengandalkan bola mati dan serangan balik, mereka mampu menciptakan sejumlah ancaman serius ke gawang Gomes.
Pada menit ke-22 misalnya, Matthew Etherington, melepaskan tendangan jarak jauh, yang diblok Gomes. Tiga menit berselang, giliran Abdoulaye Faye berhasil menanduk umpan Etherington ke tengah gawang, yang sayangnya masih melesat di atas sasaran.
Sepanjang babak pertama, Tottenham menguasai bola sebesar 51 persen dan melepaskan tiga tembakan tepat ke gawang dari lima usaha. Bandingkan dengan Stoke yang sama sekali gagal menciptakan peluang emas dari lima kali percobaan.
Memasuki babak kedua, Tottenham membuat serangan mendadak yang membuahkan gol dari kaki Eidur Gudjohnsen di menit ke-46. Gol bermula dari umpan Peter Crouch yang berhasil dijangkau Gudjohnson. Ia kemudian menggiring bola melewati adangan Faye, sebelum akhirnya menyepak bola masuk gawang Sorensen.
Keadaan semakin menguntungkan Tottenham ketika Dean Whitehead mendapat kartu kuning kedua atas pelanggarannya kepada Luca Modric. Tottenham pun semakin bersemangat melakukan tekanan.
Sayangnya, lonjakan semangat tempur tak diimbangi dengan kewaspadaan. Begitu musuh melakukan serangan balik di menit ke-64, Tottenham pun kelimpungan.
Lebih dari itu, serangan Stoke berhasil menciptakan bencana penalti bagi Tottenham, menyusul pelanggaran Benoit Assou-Ekotto kepada Dave Kitson di kotak penalti pada menit ke-64.
Hadiah penalti pun dimanfaatkan dengan baik oleh Stoke untuk menyamakan kedudukan. Tanpa kesalahan, Matthew Etherington yang dipercaya mengeksekusi penalti, berhasil menegcoh Gomes dan melesakkan bola ke dalam gawang.
Tak mau membuang waktu menyesali kesalahan itu, Tottenham mencoba memperbaiki performa dan mengejar gol di waktu tersisa.
Hasilnya, di menit ke-77, mereka kembali mengungguli tuan rumah berkat gol Niko Kranjcar. Memanfaatkan umpan Benoit Assou-Ekotto, Kranjcar menyepak bola dari tengah kotak penalti, masuk ke sudut kiri atas gawang Stoke.
Setelah itu, Tottenham terus melakukan tekanan. Meski gagal menambah gol, setidaknya, serangan yang mereka lakukan berhasil mematikan permainan lawan sehingga bisa mempertahankan keunggulan 2-1 hingga akhir laga. (*)
Susunan pemain:
Stoke: Sorensen; Higginbotham, Faye, Collins, Huth; Delap, Whelan (Sanli 84), Etherington, Whitehead; Kitson (Sidibe 84), Fuller
Tottenham: Gomes; Bassong, Dawson, Assou-Ekotto, Corluka; Kaboul, Modric, Bale, Kranjcar (Livermore 90); Pavlyuchenko (Gudjohnsen 36), Crouch


