

KEDIRI, KOMPAS.com - Pelatih Persik Kediri, Agus Yuwono, mengakui timnya sangat lemah dalam melakukan komunikasi dan koordinasi antarpemain. Itu menjadi salah satu faktor penyebab "Macan Putih" menuai 11 kekalahan sepanjang musim kompetisi Liga Super Indonesia tahun ini.
Pernyataan itu disampaikan Agus di sela-sela latihan Persik, Jumat (19/3/2010) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur. Mantan asisten pelatih Persela Lamongan ini mengatakan, ia sudah berupaya membenahi komunikasi dan koordinasi diantara para pemain. Itu dilakukan karena timnya harus menjamu Persijap Jepara dalam laga lanjutan Liga Super Indonesia putaran kedua , Sabtu (20/3/2010).
"Kita sudah mengatur siapa yang mau ngambil bola, siapa yang harus mengkover," kata mantan asisten pelatih Khusnul Yuli tersebut.
Dalam duel versus Persijap besok, Agus menargetkan kemenangan bagi timnya. Ini merupakan laga kandang mereka sehingga Persik tak boleh menyia-nyiakan perebutan angka.


