Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
PSSI Diadukan Konsultan "Bidding" Piala Dunia 2022
wsn | Rabu, 17 Maret 2010 | 09:50 WIB
|
Share:
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Berbagai kericuhan dalam kompetisi sepak bola di Indonesia dan campur tangan polisi pada laga Persis Solo versus Gresik United menunjukkan ketidakmampuan PSSI mengelola persepakbolaan.

JAKARTA, KOMPAS.com — PSSI diadukan oleh konsultan bidding Piala Dunia 2022, Michel Bacchini, ke Mahkamah Arbitrase Olahraga atau CAS setelah menunggak pembayaran biaya konsultasi sebesar 258.160 dollar AS atau sekitar Rp 2,3 miliar. Demikian diungkapkan kuasa hukum Bacchini, Gianpaolo Monteneri, dalam surat kepada Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, yang salinannya diterima Kompas lewat e-mail, Selasa (16/3/2010). Bacchini menempuh jalur hukum ke CAS jika sampai tenggat waktu 5 Maret 2010 belum menerima pembayaran biaya konsultasi itu dari PSSI.

Selain itu, ia juga melaporkan kasus tersebut ke FIFA, AFC, dan AFF. "In the event that Mr Bacchini shoud not receive the above-mentioned payment by Friday 5 Maret 2010 at the latest, we will start legal procedure against PSSI before the Court of Arbitration for Sport without further warning (Jika Mr Bacchini belum menerima pembayaran yang disebutkan di atas paling lambat 5 Maret 2010, kami akan memulai langkah hukum atas PSSI pada Mahkamah Arbitrase Olahraga tanpa pemberitahuan)," demikian tulis Monteneri dalam surat tersebut.

Pembayaran yang dimaksud adalah uang total 258.160 dollar AS yang terdiri dari biaya konsultasi 231.160 dollar AS plus ongkos pengeluaran untuk kegiatan bersama PSSI sebesar 27.000 dollar AS. Sekjen PSSI Nugraha Besoes saat dihubungi terpisah mengaku bahwa PSSI belum membayar sejumlah uang tersebut hingga tenggat waktu yang ditetapkan. CAS adalah lembaga peradilan yang bermarkas di Lausanne, Swiss, yang memutus kasus-kasus sengketa di dunia olahraga.

Bacchini dikontrak PSSI untuk menjadi konsultan bidding atau pencalonan sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Kesepakatan PSSI untuk menunjuk Bacchini sebagai konsultan PSSI untuk bidding tuan rumah Piala Dunia 2022 itu dilakukan pada 15 September 2009. Menurut Monteneri, sejak 1 November 2009, Bacchini telah memulai kegiatannya sebagai konsultan PSSI, termasuk beberapa kali melakukan perjalanan ke Jakarta dan mendampingi delegasi PSSI ke Afrika Selatan, Desember lalu. (SAM/RAY)